Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Ke Jakarta Kita Kembali (Mudik 2014 – End)

Lanjut dari sana

Akhirnya, sampai juga kita di penghujung liburan lebaran. Asyik! Nggak sabar deh pengen Bumi kembali ke daycare, udah sutris setiap hari jambak-jambak rambut sendiri pusing nyuapin Bumi yang makin lama makin susah makannya. Sementara kalau di daycare, Bumi makannya banyak dan pelan tapi pasti, naik berat badan dikit-dikit. *Ibu macam apah Bubun ini??* *ya sudahlah ya..* 😥

Beberapa hari sebelumnya, kita udah nemu pengasuh baru untuk Langit. Rencananya dateng ke apartemen, senin sore setelah kita nyampe Jakarta lagi. Agak gambling yah rasanya ninggalin Langit sama pengasuh baru yang belum ketauan wujudnya gimana. Meskipun penyalur ngejamin pengasuh ini pengalaman megang bayi. Udah kita pastiin berkali-kali. Kalau pun nanti ketika ketemu, orangnya kurang meyakinkan, Langit masuk ke daycare di deket apartemen dulu. Itu Plan B-nya. Tapi Bubun belum nelpon lagi sih ke sana. Terakhir kali sebelum Langit lahir. Mudah-mudahan Langit nantinya bisa langsung masuk hari Selasa kalau pengasuhnya belum bisa dipercaya.

Malam sebelum Ayah, Bubun, Bumi, dan Langit pulang ke Jakarta, Om, tante dan nenek Bubun ke rumah Oma dan Opa. Terus, kita foto-foto sampe keringetan dan pegel senyum. Dimulai dengan sesi foto under 7 years old. Bumi, Langit, dan beberapa sepupu kecil Bubun (anak sodara-sodara Oma), dengan sedikit penampakkan Oma dan Ayah:

10548807_10203880678571640_5554017624690895529_o Read the rest of this entry »


Akhirnya Mudik Juga (Mudik 2014 Part I)

Sudah direncanakan dan diniatkan untuk nggak mudik dulu lebaran tahun ini. Baik ke kampung halaman Bubun, ataupun Ayah.
Bubun kapok tahun lalu gemporr banget. Letih yang tak terkira. Meskipun ternyata ada alasannya juga kenapa kok bisa segitu capeknya. Tetep aja…
Langit masih 3 bulan, sementara Bumi lagi doyan tantrum di ruang publik. Nggak kebayang rempongnya naik pesawat 3 jam-an. Belum lagi pake acara transit. Dan.. Bubun juga masih belum pulih dari ketakutan berlebihan gara-gara turbulence hebat waktu naik pesawat di tahun 2012 lalu.

Gimana bisa menenangkan Bumi dan Langit kalau lagi rewel, sementara Bubun sendiri freaked out selama perjalanan?

Read the rest of this entry »