Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Bumi’s First Solid Food

Jadi gimana cerita MPASI perdana Bumisagara?

Setelah pulang dari belanja bahan pangan segar dari Farmer’s Market, Bumi langsung didudukin di Bumbo chair. Siap-siap makan menjelang maghrib. Oiyaaa.. makannya di sekitar jam kelahiran Bumi lho. Padahal nggak disengaja. Ini juga nggak sesuai dengan anjuran MPASI dari dr. Tiwi, yaitu makan di pagi hari agar jika ada reaksi alergi, kejadiannya nggak di malam hari, pada saat waktu istirahat. Jadi, penanganannya lebih baik.

Cuma, kalau ditunda sehari lagi, Bubun takut Berat Badan Ade makin turun dan ujung-ujungnya dicap gagal tumbuh. Hiks.

Sembari Bubun ngehalusin alpukat pake saringan Pigeon, Ade Bubun kasih potongan kecil buah penuh gizi itu untuk pengenalan tekstur. Syukur-syukur bisa Baby Led Weaning (BLW).

DSCN6972

DSCN6971

Eh, pas nengok. Lho kok… Ade bisa makan sendiri? Ternyata…
Read the rest of this entry »


Terpaksa MPASI Dini

Gara-gara Berat Badan yang terus menurun dan menyebabkan grafik pertumbuhan Ade nggak gitu bagus dan diperparah dengan penemuan Keton dalam urin Ade, akhirnya hari Minggu 10 Maret 2013 lalu atau H-11 dari usia 6 bulan, Ade mulai makan. Keputusan berat yang diambil setelah bolak-balik galau nggak tentu arah selama lebih dari 2 minggu setelah dr.Tiwi menyarankan untuk MPASI lebih awal. Itu juga didukung oleh dr. Fitra dkk dari @tipsmenyusui. Untunglah peralatan MPASI Ade sudah lengkap dan Bubun juga udah ikutan kelas MPASI-nya AIMI.

Sebenernya, jadwal MPASI Ade, Bubun susun dari hari Sabtu. Tapi karena masih bingung dengan jenis makanan pertama apa yang bakal dikasih ke Ade, jadi gagal deh. Oh iya, ada beberapa mahzab tentang jenis makanan pertama yang sebaiknya diberikan kepada bayi:
1. Cerelia
Menurut @ID_AyahASI, pilihan cerelia sebagai jenis MPASI pertama adalah karena bubur beras diperkaya zat besi, tinggi kalori, rendah alergen, sangat mudah dicerna dan paling mudah diubah konsistensinya (kepadatannya). Oleh dr. Tiwi, Ade juga disarankan makan beras putih dulu sebagai jenis makanan pertama, baru kemudian dikenalkan dengan buah. Kenapa? Karena rendah alergen itu alias jarang bikin alergi. Buah juga bisa sih, tapi waktu ke dr. Tiwi itu Ade lagi batuk parah, jadinya dikhawatirkan makan buah bikin makin batuk. Nah, sayuran, apalagi yang berwarna hijau, diminta untuk ditunda dulu pemberiannya karena masih sulit dicerna oleh bayi. Bubun pikir bagusan beras merah daripada putih. Tapi ternyata menurut dr. Tiwi, beras merah terkadang membuat bayi sembelit, hal yang mana Bubun takutin banget.

2. Buah-buahan
Ibu-ibu yang menganut aliran buah-buahan umumnya mengacu pada saran Wied Harry Apriadji yang menyebut bahwa buah adalah jenis makanan yang paling mudah dicerna ginjal dan alat pencernaan. Menurut mahzab ini, cerelia mengandung karbohidrat kompleks yang ‘berat’ untuk pencernaan bayi.

3. Sayuran
Selain itu, ada juga yang lebih memilih sayur-sayuran sebagai makanan pertama. Alasannya, jika buah dikenalkan lebih dulu bisa membuat bayi jadi nggak mau makan sayuran yang nggak semanis buah nantinya. Ujung-ujungnya bisa jadi picky eater.

Setelah mendalami ketiga aliran tersebut di atas dan membaca ini, akhirnya Bubun memilih….

Read the rest of this entry »