Bumi grows so fast!

and so does Langit…

USG Ke-lima dan Ke-enam Langit

Sebenernya USG 3D atau 4D itu bukanlah hal yang wajib dalam kehamilan, apalagi jika perkembangan bayi normal. Dengan USG 2D aja, aspek penting pertumbuhan janin bisa terdeteksi. Malah, sewaktu hamil Bumi dulu, Bubun pernah kontrol ke salah satu obgyn yang bilang bahwa ada beberapa hal yang justru lebih jelas terlihat pada 2D. Cuma ya… karena sangat penting bagi Ayah untuk melihat apakah hidung anak-anaknya ngikutin dia atau Bubun ngumpulin foto-foto perkembangan Bumi dan Langit dari waktu ke waktu, jadi di usia Lala ke-28 minggu, kita pun arrange sesi 4D dengan dr. Yusfa. Sebenernya sih, tiap konsul dengan beliau, kita suka dilihatin tampilan 3D dan 4D. Tapi cuma sekilas aja dan nggak mendetail deteksi organ tubuh. Dengan sesi khusus ini, kita bisa deteksi fetomaternal juga, memastikan organ vital Adik Lala tumbuh dan berkembang normal.

Read the rest of this entry »


No Stuntman Involved

Dalam Perut (Usia 36 Minggu):

bumbum (2)

Sesudah Lahir (Usia 2 Bulan):

bubumgenius

Kayaknya sih, Ade nggak pake pemeran pengganti ya waktu foto USG dulu. Emang beneran Ade ituu. Hihi.


USG 4D – 36 Weeks

Setelah USG 4D dengan dr. Irvan Adenin di minggu ke-32 sebelumnya, Ayah ngerasa belum puas juga dengan hasil video dan foto Ade. Pengennya yang lebih jelas. Apalagi kalau lihat hasil USG 4D yang dipajang di RSIA YPK waktu kita mau kontrol rutin di minggu ke-36.

DSCN2757

Alhasil, waktu udah masuk ke ruang praktek dr. Yusfa, Ayah spontan ngomong, USG 4D ya dok.

Ya sud, dapatlah foto-foto ciamik berikut ini:

Kok kurang jelas ya?

Yuk coba lagi… Read the rest of this entry »


First USG

Setelah tahu bahwa Bubun hamil, Ayah langsung menyebarluaskan kabar bahagia itu ke seluruh keluarga, di Kendari maupun di Polewali. Bahkan langsung pengen upload foto test pack-nya di akun social media,  saking bahagianya. Meskipun Bubun pengennya di-keep dulu berita tersebut. Karena kehamilan Bubun sepertinya masih sangat muda. Kalau kata orang-orang tua jaman dulu, pamali sesumbar dulu. Memang cuma mitos, tapi Bubun nggak mau ambil risiko, utamanya risiko kecewa yang bikin nelangsa.

Ayah juga ingin langsung ke Obgyn untuk periksa. Tapi ketika itu sudah menjelang malam. Bubun pikir, lebih baik menunggu sampai hari senin saja karena hari minggu rasanya jarang ada dokter praktek kecuali di unit gawat darurat. Tetep ya… hari minggu besokannya Ayah ngajak ke RSIA terdekat untuk check. Bener aja kan…? RSIA YPK tutup. Begitupula dengan RSIA Bunda. Mana hari Seninnya Libur Imlek lagi. Dipastiin para Obgyn nggak praktek. Akhirnya Ayah nyerah, mau sabar nunggu sampai Selasa.

Hari selasa, tanggal 24 Januari 2012, Bubun dan Ayah ke RSIA YPK. Sebelumnya Bubun udah googling dulu nyari Obgyn cewek yang direkomendasiin banyak orang. Sayangnya nggak ada yang praktek hari itu. Karena kasian Ayah udah excited banget, Bubun pun nyari rekomendasi Obgyn cowok yang bagus. Tapi masih agak keder juga membayangkan Bubun harus diperiksa dalam. Alhamdulillah, setelah baca-baca, Bubun nemu info bahwa di RSIA YPK kalau USG Transvaginal dibantu dengan susternya. Jadi, dokter sama sekali nggak ngeliat apa yang nggak perlu.

Read the rest of this entry »