Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Akhirnya Mudik Juga (Mudik 2014 Part I)

Sudah direncanakan dan diniatkan untuk nggak mudik dulu lebaran tahun ini. Baik ke kampung halaman Bubun, ataupun Ayah.
Bubun kapok tahun lalu gemporr banget. Letih yang tak terkira. Meskipun ternyata ada alasannya juga kenapa kok bisa segitu capeknya. Tetep aja…
Langit masih 3 bulan, sementara Bumi lagi doyan tantrum di ruang publik. Nggak kebayang rempongnya naik pesawat 3 jam-an. Belum lagi pake acara transit. Dan.. Bubun juga masih belum pulih dari ketakutan berlebihan gara-gara turbulence hebat waktu naik pesawat di tahun 2012 lalu.

Gimana bisa menenangkan Bumi dan Langit kalau lagi rewel, sementara Bubun sendiri freaked out selama perjalanan?

Read the rest of this entry »


Pulang ke Kampung nan Jauh di Mata

Setelah persiapan selesai dilakukan, tibalah saatnya untuk kita mudik ke kampung yang jauh di timur Indonesia sana (yaa.. nggak timur-timur banget, tapi lumayan jauh lah. Hehe).

Tanggal 2 Agustus 2013 dini hari kita berangkat dari rumah. Bubun, Ony Nita, dan Bumi naik taksi. Ayah naik mobil. Kita menuju ke kantor Ayah di daerah Kuningan. Setelah nyimpen mobil di sana, Ayah bergabung dengan kita. Naik taksinya, Silver Bird Vellfire, soalnya bagasi Ony Nita buanyaakk banget, berisi pesenan Tante Nina. Nggak muat kalau di taksi biasa. Kalau barang-barang Bumi, Ayah dan Bubun sih cuma 1 koper aja. Inget-inget ini nak Bum: tante kamu yang satu itu, meskipun seorang dokter, tapi memiliki passion dalam hal dagang. Jadi momen-momen mudik seperti ini sering dimanfaatinnya untuk nitip barang dagangan (musiman).

Nyampe di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 04.00. Sesuai harapan, 2 jam sebelum pesawat take off di pukul 06.10 pagi. proses check in-nya cepet. Sayangnya nggak bisa dapat bassinet karena kita nggak dapat bangku di bagian paling depan.

IMG_4237

Masih muka bantal ^^!

Read the rest of this entry »


Cerita yang telah lewat — Persiapan mudik

Sudah di penghujung tahun, dan Bubun udah lama nggak mengisi ‘jurnal’ tentang kisah-kisah Bumi. Hidup sangat menantang beberapa bulan terakhir. Jadinya, Bubun nggak pernah sempat untuk menulis detail apa saja yang sudah kita lalui bersama.

Banyak hal terjadi selama kurun waktu setengah tahun ini, semuanya berawal sejak mudik lebaran lalu. Jadi untuk menuntaskan ‘utang’ Bubun, ada baiknya kilas balik dimulai dari persiapan mudik.

—————————————————————————-

Yang namanya mudik, tentunya pasti repot. Sebagai imbasnya, antisipasi alias persiapannya juga jadi banyak. Apalagi ini ceritanya pertama kali Bumi naik pesawat. Tujuan mudik juga ada dua provinsi: Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. Idealnya sih, satu-satu dicicil ya. Tapi karena Oma dan Opa Bumi di Kendari (Sulawesi Tenggara) mau ngadain acara aqiqah Bumi (versi kedua) dan Ayah kekeuh mengenalkan Bumi ke keluarga di Polewali (Sulawesi Barat), mau nggak mau keduanya harus dijabanin. Itu pun tadinya Nenek (ibunya Ayah) pengennya Bumi juga dibawa ke Galesong, Sulawesi Selatan. Tapi karena Bubun keberatan, akhirnya dibatalkan. Masalahnya Bubun khawatir Bumi jadi kecapean banget. Soalnya, ini aja rutenya seperti ini:

Peta Mudik Bumi 2013

Read the rest of this entry »