Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Sekilas tentang Gentlebirth

Sebelum cerita soal proses kelahiran Ade, Bubun pengen cerita dulu kenapa Bubun pengen banget ngelahirin Ade dengan filosofi gentlebirth.

Apa sih gentlebirth itu?

Sependek pemahaman yang Bubun dalami selama hampir 2 tahun ini, gentlebirth adalah proses persalinan lembut, penuh cinta, ramah jiwa, dan minim trauma serta minim intervensi atau menghindari intervensi medis yang tidak perlu. Melahirkan menurut filosofi ini, dipandang sebagai momen yang harus “dirayakan” dengan penuh rasa hormat, damai, dan sakral sehingga aspek mental dan spiritual juga memegang peranan sama pentingnya dengan aspek fisik.

Dalam gentlebirth, Ibu dan bayi adalah subjek dalam proses persalinan. Tenaga medis (jika ada) dan peralatannya hanya bersifat membantu. Tidak memegang peranan utama. Aba-aba dan panduan hendaknya datang dari Ibu. Karenanya, ibu perlu memahami, percaya, memberdayakan dan memegang otonomi atas tubuhnya sendiri. Selain itu, Ibu juga selayaknya dapat mengenali tanda/isyarat/arahan dari bayi. Intinya, kenyamanan dan keselamatan ibu dan bayi menjadi fokus utama.

Konsep ini begitu memikat hati Bubun karena selama bertahun-tahun, yang tertanam dalam benak Bubun mengenai proses persalinan adalah derita dan kesakitan tiada Read the rest of this entry »