Bumi grows so fast!

and so does Langit…

39 Minggu; Harap-harap cemas

Berikut ini cerita menjelang kelahiran Adik Lala. Sebagian ditulis sehari sebelum lahiran, sebagian lagi ditulis sambil nyusuin Adik Lala 😉

Di usia kehamilan 39 minggu, Bubun mulai agak gelisah. Kok Adik Lala nggak lahir-lahir sih?
Bukankah kelahiran anak kedua biasanya lebih cepat daripada anak pertama? Lagian Feeling Bubun, Adik Lala bakal datang sebelum genap 40 minggu.

Eh tapi, dulu juga Bubun feelingnya Kakak Bumi bakalan lahir setelah usia 40 minggu. Tahunya, 39 minggu 4 hari, Kakak Bumi lahir ke dunia ini.

Berarti feeling Bubun sebagai seorang Ibu nggak bisa diandelin dong? Hmm, catatan untuk hari-hari esok sebagai ibu beranak dua.

Di usia 38 minggu, Bubun baru ikutan kelas senam hamil di RSIA Tambak. Mau belajar lagi soal teknik ngeden yang bener, kok nggak jodoh terus sama bidan Desi, yang berjasa ngajarin teknik tersebut dan secara tidak langsung ikut menyukseskan kelahiran Kakak Bumi secara spontan meskipun ada lilitan tali pusar sekali di leher.

IMG_20140326_154203

Read the rest of this entry »


Full term… and ready to deliver?

Akhirnya Adik Lala dalam perut udah genap 38 Minggu. Artinya udah cukup umur dan siap untuk melihat dunia.
Adiknya mungkin udah siap secara fisik, tapi apakah Bubun udah siap? No. Not yet.

Masih ada beberapa hal yang perlu disiapin.

Persiapan peralatan/keperluan bayi
Minggu lalu udah sempat belanja keperluan bayi yang masih kurang di Toko Audrey Baby. Nggak banyak sih belanjanya. Untuk ngelengkapin yang kemaren Bubun ceritain itu. Cuma segini aja:

???????????????????????????????

Read the rest of this entry »


It’s getting closer!

Udah 12 hari berlalu sejak Bubun cuti lahiran.
Terus Bubun kok nggak nulis di sini lagi?

Hehe. Hehe. *garuk-garuk kepala*

Minggu pertama cuti, Bubun fokus belajar untuk ngikutin suatu tes. Berasa banget ya ternyata, hamil gede 35 minggu belajar hitung-hitungan dan logika. Lagi nggak hamil aja Bubun nggak ‘nyampe’. Apalagi lagi hamil yang notabene kemampuan otaknya berkurang signifikan (yang pernah hamil pasti ngerti betapa lemotnya otak di kala sedang mengandung). Ditambah lagi kalau lihat faktanya, Bubun sebenernya belum pulih bener dari kelemotan pasca hamil pertama. Jadi, kemampuan otak sedang di titik-titik terendah dalam hidup. Hihi.

Read the rest of this entry »


USG Ke-tujuh Langit

Hari Rabu tangal 26 Februari 2014 kemaren, Ayah dan Bubun check kondisi Adik Lala lagi ke dokter Yusfa. Kali ini membawa agenda utama yaitu: Minta surat keterangan HPL (Hari Prediksi Lahir), sebagai dokumen pendukung untuk ngajuin maternity leave.

Yup! di kantor Bubun rada strict aturannya. Cuti bersalin adalah 1 bulan sebelum dan 2 bulan sesudah. Kalaupun misalnya kita nggak ngambil cuti sebulan sebelum, tetep aja harus masuk 2 bulan sesudah lahiran. Nggak bisa ngeles karena harus nyerahin copy akte kelahiran anak ke kantor. Dipikir-pikir, nggak apa-apa juga sih cuti sebulan sebelum lahiran. Soalnya makin ke sini, Bubun makin jompo rasanya. Remuk dah seluruh badan. Lagian harus beberes segala perlengkapan bayi punya Bumi sebelumnya yang sekiranya bisa dipake, dan ngelengkapin yang kurang-kurang.

Read the rest of this entry »


Catatan Tentang ILA

Jika di kehamilan pertama dulu, Bubun sangat bersemangat untuk memberi proses kelahiran yang indah untuk Bumi sehingga berusaha semaksimal mungkin untuk memberdayakan diri dan menerapkan filosofi gentlebirth sejak awal maka di saat mengandung Langit ini, Bubun bukannya nggak mau ya.. tapi nggak mampu untuk rutin afirmasi, komunikasi, apalagi yoga prenatal. Proses kelahiran Bumi yang menyisakan trauma, tidak membuat kehamilan Langit ini menjadi lebih mudah.

Kebalik ya? Read the rest of this entry »


USG Ke-lima dan Ke-enam Langit

Sebenernya USG 3D atau 4D itu bukanlah hal yang wajib dalam kehamilan, apalagi jika perkembangan bayi normal. Dengan USG 2D aja, aspek penting pertumbuhan janin bisa terdeteksi. Malah, sewaktu hamil Bumi dulu, Bubun pernah kontrol ke salah satu obgyn yang bilang bahwa ada beberapa hal yang justru lebih jelas terlihat pada 2D. Cuma ya… karena sangat penting bagi Ayah untuk melihat apakah hidung anak-anaknya ngikutin dia atau Bubun ngumpulin foto-foto perkembangan Bumi dan Langit dari waktu ke waktu, jadi di usia Lala ke-28 minggu, kita pun arrange sesi 4D dengan dr. Yusfa. Sebenernya sih, tiap konsul dengan beliau, kita suka dilihatin tampilan 3D dan 4D. Tapi cuma sekilas aja dan nggak mendetail deteksi organ tubuh. Dengan sesi khusus ini, kita bisa deteksi fetomaternal juga, memastikan organ vital Adik Lala tumbuh dan berkembang normal.

Read the rest of this entry »


USG 4D – 36 Weeks

Setelah USG 4D dengan dr. Irvan Adenin di minggu ke-32 sebelumnya, Ayah ngerasa belum puas juga dengan hasil video dan foto Ade. Pengennya yang lebih jelas. Apalagi kalau lihat hasil USG 4D yang dipajang di RSIA YPK waktu kita mau kontrol rutin di minggu ke-36.

DSCN2757

Alhasil, waktu udah masuk ke ruang praktek dr. Yusfa, Ayah spontan ngomong, USG 4D ya dok.

Ya sud, dapatlah foto-foto ciamik berikut ini:

Kok kurang jelas ya?

Yuk coba lagi… Read the rest of this entry »