Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Si Bumbum Gembul

Tadi siang, Ayah dan Bubun konsul kesekian kali ke dr. Yusfa. Kali ini ditemenin Nenek dan Tante Dina yang kebetulan lagi liburan ke Jakarta. Jam 10.30, Kita udah nyampe di RS YPK. Dapat nomor urut 13. Sementara pasien baru nomor 8. Jadilah, kita makan dulu di kantin seberang. Ayah makan seporsi sate DAN seporsi gado-gado. Sementara Bubun cuma ngemil singkong goreng (yang mana bagi tiga dengan Ayah danTante Dina), soalnya masih kenyang. Nenek juga masih kenyang, jadi beliau nunggu di ruang tunggu aja.

Jam 12-an, Nenek telepon. Katanya Bubun udah dipanggil. Buru-buru balik, padahal gado-gado Ayah belum habis. Taunya.. cuma dipanggil suster untuk nimbang berat badan dan ngukur tensi darah.

Ternyata oh ternyata… Bubun naik 4 kg!

Read the rest of this entry »


Doctor’s prediction: It’s a baby boy!

Lanjutan dari kisah sebelumnya

Keengganan Bubun untuk tahu jenis kelamin Ade rupanya membuat Ade juga enggan memperlihatkannya ketika di-USG. Posisi paha Ade menutup rapat-rapat. Melihat itu, Bubun spontan komen:

“Kayaknya Ade nggak mau deh diliatin sekarang. Nanti aja apa ya…”

dr. Yusfa lalu ngambil beberapa angle pengambilan gambar untuk ngecek.

Beberapa saat berlalu. Kemudian si dokter bergumam:

“Kayaknya laki nih.”

Read the rest of this entry »


Boy or Girl?

Well, as Bubun said before, it really doesn’t matter whether Ade is a boy or a girl.

Tapi spekulasi udah bermunculan tentang jenis kelamin Ade bahkan sejak Ade baru berusia 7 – 8 minggu. Yang pertama datangnya dari Nenek. Beliau yakin banget kalau Ade itu cewek karena katanya sih Bubun bersinar dan cantik waktu datang ke Kendari dulu itu. Ayah awalnya agak terpengaruh juga dengan prediksi Nenek itu. Soalnya waktu itu Bubun demen banget dandan. Bukan apa-apa ya.. masa di acara kawinnya Tante Nina, Bubun tampil dekil…? Kan kebanting ama Tante Nina dan Nita kalau difoto bareng. Iya nggak? Hihi.

Bahkan waktu jalan-jalan ke pantai toronipa, Bubun sejak pagi udah minta Ayah ngetekkin topi lebar cantik punya Tante Nina di kamar lamanya di lantai 2. Terus Bubun sibuk nyari sunglasses yang paling cihuy di meja rias Nenek dan sarung bali biar mecing ama baju yang dipake. Si Ayah sampe terheran-heran. Soalnya, Bubun kan dasarnya cuek bebek soal penampilan. Nah, kata orang-orang sih, kalau Ibu hamil itu glowing dan seneng dandan, kemungkinan bayi yang dikandungnya adalah perempuan.

Read the rest of this entry »


Ngidam apa?

Tiap kali Bubun ditanyain orang-orang tentang ngidam selama masa kehamilan, Bubun biasanya bakal jawab kalau Bubun nggak ngidam. Sedangkan Ayah biasanya jawabnya: “Ngidam semuanya”. Dua-duanya bisa dibilang benar. Lho kok bisa gitu? Bukannya jawabannya benar-benar berbeda…?

Jadi gini… buat yang kenal deket sama Bubun, pasti tahu kalau selera dan porsi makan Bubun itu cukup besar (kecuali karena satu dan lain hal, di masa-masa tertentu dalam hidup Bubun sebelumnya). Meskipun tentu saja, nggak sebesar Ayah (itu sih nggak ada yang ngalahin..) Sebagai gambaran aja, Bubun biasa makan dua piring nasi dalam satu waktu makan.^^V

Waktu jaman KKN di desa waktu masih kuliah dulu, Bubun bersama sekelompok teman tinggal mutusin untuk catering dari warga setempat karena jadwal yang padat. Setengah populasi dalam satu kelompok adalah cewek dan setengahnya lagi cowok. Cowok-cowok biasanya makan satu porsi penuh (nasinya sekitar 1,5 – 2 piring). Sementara cewek-cewek nganggap itu terlalu banyak. Jadilah, pesanan makanan cowok dan cewek yang datang dalam bungkusan per orang dipisah. Untuk cewek dipakein karet hijau, sedang cowok dengan karet merah sebagai penanda. Perlakuan khusus diberlakukan untuk Bubun. Jadi, Bubun jatahnya yang pake karet merah dong. Suka malu hati juga sih, kalau ibu yang masak datang nganterin, teriak-teriak ngebagiin nasi sambil ngomong gini: “Ini yang buat laki dan neng Cici.”

Ya.. tapi mau gimana ya.. mending malu daripada laper. Hihi. *pake masker, nunduk-nunduk terus ambil nasi bungkusnya*

Read the rest of this entry »


Tak enak badan

21 Mei 2012

Bubun sakit lagi.

Udah sejak seminggu lalu, Bubun kembali pilek dan batuk. Pas hari Selasa malam lalu, Bubun demam. Untungnya nggak separah sebulan sebelumnya, yang sampe bikin Bubun nggak bisa tidur, nggak bisa napas. (Ih, Bubun lebay ah.. kalo nggak bisa napas mah, nggak bisa hidup dong 😀 )

23 – 30 April 2012

Pertama kali sakit sejak hamil, Bubun ngerasa bersalah karena gagal jaga badan. Bubun takut sakit itu bisa ngefek ke Ade. Tapi kata Tante Nina sih, Insya Allah nggak berpengaruh. Bubun denger pengalaman temen Bubun juga katanya emang kalau hamil lebih rentan flu. Baca-baca pengalaman ibu hamil lain di forum-forum di internet juga sama. Rata-rata sih, nggak pada minum obat. Meskipun ada list obat yang aman bagi Ibu hamil yang direkomendasikan dokter. Cuma, umumnya lebih memilih mengkonsumsi home remedies, semacam madu, jeruk, air hangat, camomile dan lain-lain.

Read the rest of this entry »


Let the music play

We don’t know whether it works or not.

But, we try to hear you the classical music sometimes. People said, it’s good for your brain or stuff.

Let’s hope so. *finger crossed*

Ps: Nenek had tried to hear Tante Dina classical music before she was born in 2000 (Bubun forced Nenek to tried it. Bubun even bought the classical cassette for Nenek back then)…. And Tante Dina has been grown as a smart and artistic girl. Probably it has something to do with the music.


Pertanda Berikutnya

Bubun baru saja melihat ticker yang ada di bagian atas Blog ini. Di situ tertulis bahwa Ade sudah 20 minggu. Yeaay!! Udah setengah perjalanan nih sebelum akhirnya kita bisa ketemu, De…

Eh, ada kalimat lucu di ticker yang Bubun ambil dari baby-gaga.com itu, yang prediksiin kondisi Bubun saat ini:

Mommy’s glad her morning sickness is subsiding. Just wait till she sees the stretch marks and varicose veins I’ve got coming for her.

Haha! Alhamdulillah… Bubun udah jarang banget ngerasain mual. Pernah sih sekali atau dua kali muntah. Tapi rasanya nggak separah waktu trimester pertama kemarin. Yang keluar juga bukan cairan bening atau cairan lambung yang pahit dan berwarna kekuningan (Huekss… maaf ya rada jorok deskripsinya).

Read the rest of this entry »