Bumi grows so fast!

and so does Langit…

USG Ke-lima dan Ke-enam Langit

Sebenernya USG 3D atau 4D itu bukanlah hal yang wajib dalam kehamilan, apalagi jika perkembangan bayi normal. Dengan USG 2D aja, aspek penting pertumbuhan janin bisa terdeteksi. Malah, sewaktu hamil Bumi dulu, Bubun pernah kontrol ke salah satu obgyn yang bilang bahwa ada beberapa hal yang justru lebih jelas terlihat pada 2D. Cuma ya… karena sangat penting bagi Ayah untuk melihat apakah hidung anak-anaknya ngikutin dia atau Bubun ngumpulin foto-foto perkembangan Bumi dan Langit dari waktu ke waktu, jadi di usia Lala ke-28 minggu, kita pun arrange sesi 4D dengan dr. Yusfa. Sebenernya sih, tiap konsul dengan beliau, kita suka dilihatin tampilan 3D dan 4D. Tapi cuma sekilas aja dan nggak mendetail deteksi organ tubuh. Dengan sesi khusus ini, kita bisa deteksi fetomaternal juga, memastikan organ vital Adik Lala tumbuh dan berkembang normal.

Read the rest of this entry »


USG Ke-tiga dan Ke-empat Langit

Setelah dr. Yusfa melakukan USG di cek kedua dulu, ada sedikit rasa sedih menyadari bahwa kemungkinan besar, jika segalanya berjalan sesuai rencana, Langit akan menjadi anak bungsu Bubun. Jika benar bahwa Langit adalah laki-laki, berarti ada kemungkinan juga Bubun nggak punya anak perempuan. Sebenernya Bubun sadar, membesarkan anak perempuan dalam budaya patriarkis yang masih sangat kental di Indonesia adalah tantangan besar. Dalam banyak hal, posisi perempuan sangat lemah karenanya. Bubun nggak yakin bisa ngasih teladan sebagai perempuan yang tangguh menghadapi kerasnya dunia, atau bahkan sekedar perlindungan yang cukup dari segala mara bahaya dan niat jahat yang mengintai di luar sana.

Jangan-jangan karena itu, Tuhan nggak menitipkan anak perempuan kepada Bubun? Karena Bubun nggak cukup mampu menerima tantangan besar itu?

Meskipun begitu, Bubun juga kepengen mendapatkan pengalaman memakaikan pita di kepala bayi perempuan, belanja bareng, nyalon bareng, memilih kebaya pernikahan… tapi ah, lagi-lagi membesarkan anak perempuan di jaman ini bukan hanya sekedar menguncir rambut atau membantu memilihkan gaun pengantin. Read the rest of this entry »


Two or three… well, six things between…

Memasuki usia kehamilan trimester kedua, Bubun rutin didatangin ‘tamu’ yang cukup menganggu tiap malam di tengah tidur. Apakah itu…? Tak lain adalah kram di betis. Durasinya sekitar 1 – 5 menit. Sebentar memang. Tapi efeknya bisa sampai 2 hari sesudahnya. Pada satu titik, Bubun pernah sakit betis beberapa minggu lamanya karena belum sembuh dari kram yang mendera sebelumnya, udah kena lagi yang baru. Hihi.

Tadinya, Bubun nggak tahu kalau itu berkaitan dengan kehamilan Ade ini. Karena jauh sebelumnya, sesekali dalam beberapa bulan, Bubun kena serangan kram itu setiap dini hari. Cuma memang frekuensinya jadi bertambah sejak hamil. Ternyata kram kaki pada ibu hamil itu adalah hal yang wajar. Salah satu penyebabnya adalah kekurangan mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Bubun curiga kekurangan mineral ini yang jadi penyebab kram di Bubun, pasalnya Bubun jarang-jarang minum kalsium tablet yang dikasih dokter. Bukan apa-apa sih, Bubun lebih percaya pada sumber alaminya; yaitu dari makanan. Jadi, agak malas-malasan minum suplemen kalsium dan vitamin dari dr. Yusfa. Kalau nggak karena Ayah yang meminta sih, Bubun pengennya Ade dapat asupan gizinya dari makanan aja. Tapi, sejak rajin minum suplemen kalsium dari dr. Yusfa dan coba ikutin saran-saran pencegahan dan penanganannya dari berbagai sumber, emang sih keluhan kram kaki itu lumayan berkurang. Meskipun sesekali datang juga.

Selain kram itu, ada beberapa hal unik, atau bisa dibilang suka duka selama kehamilan Bubun ini, yaitu:

Read the rest of this entry »


Membengkak

Seperti yang pernah Bubun ceritain di sini, berat badan Bubun meningkat banyak di trimester kedua… dan ternyata, nggak cuma badan aja yang membengkak. Kaki Bubun pun ikut bengkak!

Awalnya Bubun pikir, cuma perasaan Bubun aja kalau sepatu Bubun akhir-akhir ini terasa sempit. Tapi terus suatu malam, Bubun perhatiin secara mendalam… yah, nggak mendalam juga sih, soalnya sekali lirik, langsung jelas banget terlihat gimana bengkaknya.

Read the rest of this entry »


First kick

Selalu ada saat yang pertama.

Pertama kali bertemu, pertama kali jatuh cinta kepada Ayah, dan pertama kali Ade datang ke rahim Bubun…

Tapi bahkan ketika dikonfirmasi oleh dokter bahwa Bubun hamil, Bubun masih belum benar-benar percaya bahwa Ade sudah ada di dalam diri Bubun. Seperti mimpi. Apalagi ketika awal-awal kehamilan, tubuh Bubun belum banyak berubah. Paling hanya rasa mual dan letih saja. Tapi selebihnya, Bubun masih merasa kehadiran Ade belum real.

Takjub rasanya ketika berkunjung ke dokter dan dilakukan USG, terlihat ada bulatan kecil hitam di rahim Bubun. Padahal sebelumnya, rahim Bubun sudah beberapa kali di-USG dan penampakkan di monitor sebagaimana yang selalu ditunjukkan oleh dokter, tak ada benda apapun di sana.

Read the rest of this entry »


Perang

Ade Sayang…
Apa Kabar?

Sehat-sehat ya di dalam sana.

Bubun alhamdulillah sehat dan cukup fit. Cuma agak sulit napas dan kalau abis jongkok atau duduk, berdirinya perlu upaya ekstra. Maklum, ‘cangkang’ pelindung Ade alias perut Bubun udah makin gede aja 😀

Ngomong-ngomong soal perut, Bubun lagi nyari-nyari alat bantu nih.. buat perang! Hehe… perang mencegah munculnya stretch mark (SM) yang sering dikeluhkan ibu-ibu hamil atau lebih banyak lagi… bagi yang udah melahirkan. Iya.. Bubun sama saja seperti perempuan lain, yang ingin menjaga keremajaan kulit (meskipun usia udah nggak remaja lagi). Apalagi temen-temen Bubun yang udah ngelahirin, dari jauh-jauh hari udah wanti-wanti Bubun untuk merawat kulit perut. Soalnya mereka nyesel banget karena di waktu kehamilan dulu nggak perawatan alias make krim pencegah.

Read the rest of this entry »


First thing first….

Dari awal kehamilan, Bubun udah nyusun rencana untuk menuntaskan ‘PR’ demi menyambut kelahiran Ade Bumbum. Tapi sampai di awal bulan ke-6 ini, PR-nya masih banyak. Ini daftarnya: