Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Insya Allah Anak Bungsu

Bubun sempat kesel dan menyalahkan Ayah, waktu pertama kali tahu Adik Langit ada dalam perut.
Bukannya nggak mau Adik Langit ada ya. Mau, mau banget malah. Tapi nggak secepat itu. Paling nggak nunggu 6 bulan lagi lah. Jadi jarak Bumi dan Langit minimal 2 tahun.

Beberapa bulan sebelum hamil Adik Langit itu, Bubun udah rencana untuk make alat kontrasepsi. Tapi sama Ayah nggak boleh.
Bubun bujuk-bujukin ayah untuk nemenin ke DSOG, nggak mau coba… Katanya dulu juga dapat Bumi lama, sampe 10 bulan menikah baru Bumi datang. Jadi, nggak perlu khawatir.

Tapi, Read the rest of this entry »

Advertisements

The truth is…

“Jika kamu takut sesuatu, sesuatu itu harus diperjelas. Harus kamu hadapi.” – Ayu Utami

Agustus 2013

Selama beberapa waktu, hati Bubun nggak bisa tenang, penuh dengan ketakutan. Takut akan hari esok. Masa depan yang sepertinya penuh ketidakpastian dan tanpa jalan keluar. Tapi Bubun nggak bisa lama-lama menghadapi rasa takut itu. Bubun harus mengambil langkah. Jadi, setelah menghabiskan seminggu dengan air mata, pada suatu hari, Bubun ke apotek dan membeli test pack.

Dalam hati kecil, Bubun sudah merasa hal ini akan terjadi.

Pertanda kemarin: Rasa letih luar biasa, produksi ASI yang mendadak berkurang drastis. Merah ASI 1 jam, hasilnya 10 ml! Padahal udah konsumsi Molocco, Daun Torbangun, bahkan domperidone, karena udah putus asa. Nggak peduli Bubun berupaya rutin merah 3 jam sekali. Alhasil selama berminggu-minggu Bubun frustasi

Tetap saja air mata ketakutan menyeruak begitu melihat hasil tes urin ini:

8c3d0f68200a11e392c422000a1fbe6b_7

Hasil tes urin Agustus 2013 (kanan) bersanding dengan hasil tes urin Januari 2012 (kiri)

Read the rest of this entry »


Guess who cried (too)…

Hari ini, Sabtu 21 Januari 2012, Tante Nita adik Bubun yang kedua, datang ke Jakarta. Sejak seminggu sebelumnya Bubun udah janjian mau akupuntur ke dokter Tyo di RS Jakarta. Ini nih salah satu yang bikin Bubun ngerasa bersalah. Udah beberapa minggu terakhir ini, Bubun rajin akupuntur wajah Bubun yang kusam. Nggak cuma itu, sekali dua kali, Bubun juga nyobain akupuntur untuk ngecilin perut. Soalnya dari jaman kuliah, Bubun itu nggak PD banget dengan perut buncit Bubun. Apalagi Bubun sering disangka hamil, sejak bertahun-tahun sebelum Ade ada. Bubun takut, jangan-jangan waktu akupuntur perut itu, Ade udah ada di dalam sana 😥

Read the rest of this entry »


Is it true?

lanjutan cerita sebelumnya

Garis kedua itu memang samar warnanya. Tapi bentuknya nyata. Tiba-tiba ada dorongan kuat dalam diri Bubun untuk menangis.

Bukan… bukan karena nggak senang begitu tahu Ade ada di dalam diri Bubun. Sebaliknya karena Bubun takut nggak bisa ngasih yang terbaik untuk Ade. Ayah dan Bubun memang sudah sedikit demi sedikit membangun dan mempersiapkan kondisi yang memungkinkan hadirnya Ade dalam hidup Ayah dan Bubun. Bahkan Bubun sudah mempersiapkan dana tabungan untuk kelahiran Ade, bahkan sudah mulai investasi untuk biaya day care sampai TK untuk Ade (walaupun belum seberapa), jauh sebelum Ade ada.

Tapi… Bubun juga sadar kalau Bubun bukanlah sosok yang sempurna sebagai ibu. Meskipun Bubun udah rajin googling dan blog walking untuk nyari info tentang parenting, namun dalam lubuk hati Bubun yang terdalam kesadaran bahwa Bubun ini penuh dengan kecacatan sebagai manusia, bahwa secara karakter pribadi pun Bubun bukan tipe penyabar, tutur kata lembut dan sopan, atau hati yang bersih membuat Bubun rendah diri. Apalagi jika mengingat betapa banyak kesalahan yang Bubun perbuat di masa lalu. Ah, rasanya Bubun sama sekali nggak pantas dapat anugerah sebesar kehadiran Ade di sisi Bubun.

Read the rest of this entry »


Awalnya…

16 Januari 2012

Sepulang dari kantor, Bubun merasa sangat letih. Entah kenapa. Padahal hari itu, nggak ada event atau suasana hectic sepanjang jam kerja. Tapi begitu sampai ke rumah, Bubun hanya ingin tiduran. Sempat beberes sedikit, tapi akhirnya sekitar pukul 19.30, Bubun tertidur juga. Bubun terbangun ketika Ayah pulang. Tapi kemudian, lanjut tidur lagi.

17 Januari 2012

Letih yang kemarin belum hilang juga. Tiba-tiba Bubun teringat kalau bulan ini bukan yang pertama kalinya bubun ngerasa sedemikian capeknya. Ah, mungkin gejala Pre-Menstruasi Syndrom (PMS). Tapi… agak takut juga kalau misalkan keletihan ini gara-gara sakit typus yang sudah 3 kali Bubun alami, terulang kembali.

Read the rest of this entry »