Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Protected: Kisah Kelahiran Langit (Part 2)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

Protected: Kisah Kelahiran Langit (Part 1)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Selamat datang, Langit

Assalamualaikum gadis kecil,

Selamat datang di dunia, Langit biruku. Harapan akan hari esok yang lebih baik, kebahagiaan di tengah rasa sedih dan putus asa, warna indah di kala hari cerah, yang hadir ketika langit berwarna biru; Kala Langit Azzura.

Terima kasih untuk menjadi kuat di saat Bubun sudah hampir menyerah. Juga memilih jalan yang mudah, aman, dan cepat menuju dunia sehingga menyamankan Bubun. Terima kasih untuk hadir dan menjadi bagian dari Ayah, Bubun, dan Kakak Bumi.

DSCN9463

Kecup sayang,
Bubun


Catatan Tentang ILA

Jika di kehamilan pertama dulu, Bubun sangat bersemangat untuk memberi proses kelahiran yang indah untuk Bumi sehingga berusaha semaksimal mungkin untuk memberdayakan diri dan menerapkan filosofi gentlebirth sejak awal maka di saat mengandung Langit ini, Bubun bukannya nggak mau ya.. tapi nggak mampu untuk rutin afirmasi, komunikasi, apalagi yoga prenatal. Proses kelahiran Bumi yang menyisakan trauma, tidak membuat kehamilan Langit ini menjadi lebih mudah.

Kebalik ya? Read the rest of this entry »


Protected: Kisah Kelahiran Bumi (Part 3)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Here Are Our Birthplans

Karena cita-cita Homebirth sudah ditolak Ayah mentah-mentah sejak awal dan sampai trimester akhir sepertinya nggak bisa dinegosiasikan lagi, akhirnya diputuskan bahwa Ade Bumbum akan dilahirkan di Rumah Sakit saja. Jadi, tiga birthplan yang disusun adalah untuk persalinan di rumah sakit dengan bantuan dokter (obgyn), sesuai standar jaminan kesehatan di kantor Ayah.

1. Plan A – Waterbirth

Kala I:

Ke RS kalau sudah kontraksi per 5 menit sekali.
Read the rest of this entry »


Sekilas tentang Gentlebirth

Sebelum cerita soal proses kelahiran Ade, Bubun pengen cerita dulu kenapa Bubun pengen banget ngelahirin Ade dengan filosofi gentlebirth.

Apa sih gentlebirth itu?

Sependek pemahaman yang Bubun dalami selama hampir 2 tahun ini, gentlebirth adalah proses persalinan lembut, penuh cinta, ramah jiwa, dan minim trauma serta minim intervensi atau menghindari intervensi medis yang tidak perlu. Melahirkan menurut filosofi ini, dipandang sebagai momen yang harus “dirayakan” dengan penuh rasa hormat, damai, dan sakral sehingga aspek mental dan spiritual juga memegang peranan sama pentingnya dengan aspek fisik.

Dalam gentlebirth, Ibu dan bayi adalah subjek dalam proses persalinan. Tenaga medis (jika ada) dan peralatannya hanya bersifat membantu. Tidak memegang peranan utama. Aba-aba dan panduan hendaknya datang dari Ibu. Karenanya, ibu perlu memahami, percaya, memberdayakan dan memegang otonomi atas tubuhnya sendiri. Selain itu, Ibu juga selayaknya dapat mengenali tanda/isyarat/arahan dari bayi. Intinya, kenyamanan dan keselamatan ibu dan bayi menjadi fokus utama.

Konsep ini begitu memikat hati Bubun karena selama bertahun-tahun, yang tertanam dalam benak Bubun mengenai proses persalinan adalah derita dan kesakitan tiada Read the rest of this entry »