Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Tidur nyenyak, Bumi!

Jika ada satu pelajaran paling penting yang dapat dipetik dari pengalaman menjadi orang tua dan mengasuh Bumi dan Langit, itu adalah ciptakan rutinitas bagi anak sedari dini.

Sedari lahir, Bumi tidak memiliki rutinitas dan jadwal yang pasti tiap hari, selama satu minggu. Di hari kerja, dari pagi sampai sore, ia memiliki keteraturan jadwal di daycare. Tapi begitu di rumah, jadwal makan, tidur, dan bermain akan fleksibel mengikuti saya dan suami. Ketika itu, saya kewalahan karena jam kerja yang kadang sampai malam, dan tidak mempunyai kemewahan berupa asisten rumah tangga atau sanak keluarga yang bisa membantu mengasuh Bumi. Alhasil, perkara disiplin menjadi prioritas nomor sekian.

Belakangan baru saya ketahui bahwa Read the rest of this entry »

Advertisements

Protected: Bumi and Langit’s Trip to Bali (Part 4)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Bumi and Langit’s Trip to Bali (Part 3)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Bumi and Langit’s Trip to Bali (Part 2)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Bumi and Langit’s Trip to Bali (Part 1)

This content is password protected. To view it please enter your password below:


Our Breastfeeding Hero

Setelah bulan lalu dikabarin jadi pemenang utama kontes My Selfie Family Photo dari Manulife, barusan Bubun ditelpon sama perwakilan dari Lactamil yang ngabarin kalau kita jadi pemenang hiburan lomba Breastfeeding Hero.

Pemenang hiburan

Alhamdulillah ya..
Nggak nyangka dan nggak berekspetasi apa-apa waktu submit foto dan cerita untuk lomba itu. Lihat aja tuh, fotonya paling nggak niat. Ngambil dari koleksi lama, sewaktu Bubun dinas ke Bandung dan ninggalin Ayah berdua doang dengan Bumi di rumah. Tanpa keluarga, sodara, atau bahkan pembantu! Selama 2 hari itu, Ayah ngasih ASIP dan MPASI untuk Bumi yang baru berusia 7 bulan. Kata Ayah, Bumi dan Ayah seneng-seneng di rumah berdua (meskipun curiganya sih nggak pada mandi). Banyak main dan foto-foto selfie. Waktu itu, foto selfie belum nge-tren kayak sekarang lho.

foto 1 foto 5 fotofoto 2

Terima kasih Lactamil.


Cerita-cerita yang lalu

Katanya kalau lagi dalam kondisi labil eko… eh labil emosi, baiknya jauh-jauh dari Social Media.
Karenanya, Bubun pun mengambil langkah hiatus dari blog ini dalam beberapa bulan terakhir untuk mengendapkan kesedihan, amarah, dan segala bentuk emosi lainnya. Lagian, kalau dipikir-dipikir kumpulan ‘surat’ untuk Bumi dan Langit di blog ini kok lama-lama isinya standar: kemalangan dan kesedihan aja. Padahal kan hidup itu nano-nano, penuh warna warni dan rasanya mengezutkan. Jangan sampai kelak ketika Bumi dan Langit baca ini, mikirnya Bubunnya depresif, pengen loncat dari jembatan terus. Padahal mah itu kadang-kadang aja. Seringnya sih, pengen loncat dari lantai 15 sebuah apartemen di bilangan Jakarta Pusat…

Setelah Read the rest of this entry »