Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Serial Berat Badan Bumi (Season III)

Dear BumbumLala, sebenernya Bubun paling males deh harus nulis tentang serial ini. Tapi dalam rangka dokumentasi dan jurnal kesehatan Bumi, terpaksa deh perasaannya ditahan-tahan.

 

Setelah menjalani program perbaikan gizi, Bumi mengalami sedikit peningkatan berat badan. Tapi setelah itu stuck. Lebih parah lagi, Bumi udah nggak sanggup lagi minum suplemen nutrinidrink-nya lebih dari 300 ml per hari. Terus, seperti biasa, Bubunnya kembali galau deh. Seperti yang Bubun pernah sebut di cerita di situ, kalau belum ada peningkatan signifikan, Bubun mau konsul ke dsa sub spesialis lainnya.

Jadi, di bulan Maret 2014, Bubun nyari info tentang dsa gastroenterologi dan endokrinologi. Read the rest of this entry »


Demi ASI untuk Bumi

Mendekati kelahiran Adik Lala, Bubun jadi sering terkenang masa-masa lahiran Bumi dulu. Apalagi karena beberapa hari sebelum cuti, Bubun nengokin anak pertama temen kantor Bubun. Bubun takjub banget. Udah lupa. Ternyata, bayi itu semungil ‘itu’, begitu rapuh, dan kalau tidur kayak boneka, diem nggak gerak. Nggak bisa berhenti mandangin.

Bubun lihat gimana temen Bubun canggung dan bingung ketika menenangkan bayinya yang nangis. Wajahnya letih walaupun juga ada semburat bahagia. Bubun bisa memahami. Karena Bubun pun mengalami hal serupa.

Ada trauma yang tersisa di antara kebahagiaan menyambut kedatangan Kakak Bumi dulu. Selain proses persalinan yang menyakitkan namun berujung kebahagiaan, ada hal lain yang lebih membekas. Pasca persalinan yang kata banyak ibu, sangat menantang ternyata… sangat sangat menantang dan dramatis. Syukurlah semua sudah berlalu. Tapi dalamnya luka di hati Bubun, mungkin tak banyak yang tahu. *sok drama* *tapi emang bener*

Hari H Kelahiran Bumi

Seperti yang sudah pernah Bubun ceritain sebelumnya, Read the rest of this entry »


A Night Terror and others (Part II)

Lanjutan dari cerita ini.

11 Februari 2014
Bumi masih demam. Malamnya, sempat kepikiran untuk ke dokter buat cek darah tapi Bubun harus lembur. Bumi dan Ayah nungguin di kantor. Setelahnya kita balik ke apartemen. Ada tante Nina dan Om Awal datang dari Kendari. Nyampe di apartemen, Bubun cek suhu Bumi udah turun di kisaran 38 decel. Bumi juga tampak ceria, mungkin karena suasana lebih rame dari biasanya. Sedikit cranky kadang. Tapi membaik dari hari sebelumnya. Tidur pun lebih awal dalam suasana yang tenang.

Read the rest of this entry »


A Night Terror (Part I)

Hampir seminggu ini, kita menjalani masa-masa berat. Ayah dan Bubun sama-sama capek. Macet makin parah akhir-akhir ini. Sore sampai pagi hari adalah puncaknya. Pulang kantor, Ayah nyetir di antara kemacetan sambil berusaha menghibur Bumi yang ngamuk selama perjalanan. Bubun sudah masuk trimester ketiga, makin sering ngos-ngosan. Kita nyampe rumah jam 20.00 – 20.30 kalau jalan lagi agak bersahabat. Bubun nyuci, masak, jemur, beberes seadanya. Ayah megangin Bumi yang rewel. Kadang Bumi harus dibawa turun ke lobby apartemen, playground atau ke minimarket terdekat supaya bisa tenang.

Read the rest of this entry »


Tamu tak diundang yang datang berulang

Semestinya di libur hari maulid Nabi Muhammad SAW kemarin, Bubun pengen ngajak Bumi ke indoor play park atau mall (kesian ya, anak Jakarta kekurangan tempat main), karena akhir-akhir ini Bumi semakin sering bosan kalau di apartemen aja seharian. Pengennya mengeksplor kemampuan berlari. Gaya ih, baru juga lahir kemaren 😀

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Senin malam Bumi demam. Suhu tubuh mencapai 38,8 decel. Paginya tiba-tiba diare.

JRENGG! Alarm menyala lagi.

Read the rest of this entry »


Terpapar Diare (lagi)!

Setelah keluar dari RS karena disentri, kondisi kesehatan Bumi berangsur membaik. Berat Badan Bumi yang sempat turun pun, kembali naik ke berat awal. Jadi, ulang tahun Ayah dilalui dengan penuh kebahagiaan meskipun nggak ada yang spesial. Bubun cuma pesen cake dari Harvest aja. Itupun karena nggak ngukur, jadinya salah pesen, ukurannya kecil banget. Hihi.

DSCN0647 Read the rest of this entry »


Terpapar Diare!

Sejak positif mengandung Adik Langit, Bubun udah nggak lagi mengkonsumsi booster ASI. Semuanya stop kecuali domperidone yang Bubun konsumsi karena mual tak tertahankan. Kehamilan kali ini memang agak kenceng mualnya dibandingkan sebelumnya. Kadang di jam kerja, Bubun tak kuasa menahan tidur karena pusing dan letih. Sekali waktu, Bubun ditugaskan untuk mengikuti pelatihan di luar kantor selama seminggu. Di tengah-tengah pelatihan, terkadang Bubun harus ngungsi ke ruang kesehatan untuk istirahat.

Jika sebelumnya Bubun masih giat maksain merah ASI, setelah ketahuan hamil ini, Bubun udah nggak kuat lagi. Energi udah terkuras dan puting juga makin sakit dari hari ke hari. Jadi, Bumi nggak punya stok ASIP. Ya, ada sih… tapi cuma 10 ml untuk setengah hari :'(((((

Kadang sebagai pengganti, cuma dikasih jus buah. Yang mana kalorinya jauh lebih rendah. Syukurlah Bumi makannya cukup lahap.

Tapi Pengasuh di TPA cerita kalau di jam minum ASIP, Bumi seringkali kedapatan sedang merebut botol/dot temen Bumi yang lagi minum ASIP. Bumi juga sering nangis karena alih-alih dikasih ASIP sama temennya, dia cuma dikasih air putih aja. Hati ibu mana yang nggak mencelos coba…?

Read the rest of this entry »