Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Catatan Tentang ILA

Jika di kehamilan pertama dulu, Bubun sangat bersemangat untuk memberi proses kelahiran yang indah untuk Bumi sehingga berusaha semaksimal mungkin untuk memberdayakan diri dan menerapkan filosofi gentlebirth sejak awal maka di saat mengandung Langit ini, Bubun bukannya nggak mau ya.. tapi nggak mampu untuk rutin afirmasi, komunikasi, apalagi yoga prenatal. Proses kelahiran Bumi yang menyisakan trauma, tidak membuat kehamilan Langit ini menjadi lebih mudah.

Kebalik ya? Read the rest of this entry »

Advertisements

Sekilas tentang Gentlebirth

Sebelum cerita soal proses kelahiran Ade, Bubun pengen cerita dulu kenapa Bubun pengen banget ngelahirin Ade dengan filosofi gentlebirth.

Apa sih gentlebirth itu?

Sependek pemahaman yang Bubun dalami selama hampir 2 tahun ini, gentlebirth adalah proses persalinan lembut, penuh cinta, ramah jiwa, dan minim trauma serta minim intervensi atau menghindari intervensi medis yang tidak perlu. Melahirkan menurut filosofi ini, dipandang sebagai momen yang harus “dirayakan” dengan penuh rasa hormat, damai, dan sakral sehingga aspek mental dan spiritual juga memegang peranan sama pentingnya dengan aspek fisik.

Dalam gentlebirth, Ibu dan bayi adalah subjek dalam proses persalinan. Tenaga medis (jika ada) dan peralatannya hanya bersifat membantu. Tidak memegang peranan utama. Aba-aba dan panduan hendaknya datang dari Ibu. Karenanya, ibu perlu memahami, percaya, memberdayakan dan memegang otonomi atas tubuhnya sendiri. Selain itu, Ibu juga selayaknya dapat mengenali tanda/isyarat/arahan dari bayi. Intinya, kenyamanan dan keselamatan ibu dan bayi menjadi fokus utama.

Konsep ini begitu memikat hati Bubun karena selama bertahun-tahun, yang tertanam dalam benak Bubun mengenai proses persalinan adalah derita dan kesakitan tiada Read the rest of this entry »


Hospital Tour (Part 3): Galenia MCC

Sejak bergabung dengan Group Gentlebirth Indonesia, Bubun udah tahu tentang keberadaan satu klinik persalinan di Bandung yang menerapkan konsep gentlebirth seutuhnya. Namanya Galenia Mom and Child Care (MCC). Hanya saja, karena adanya di luar kota, Bubun belum pernah melihat secara langsung kondisi kliniknya seperti apa.

Hari Jum’at tanggal 6 April 2012 lalu kebetulan bertepatan dengan perayaan Wafat Isa Al Masih, yang berarti cuti bersama, dan libur panjang. Bubun dan Ayah, memutuskan untuk ngikutin warga Jakarta lain yang berbondong-bondong liburan ke Bandung. Senengnya karena pada periode 5 – 8 April itu, digelar Baby and Kids Expo di Graha Manggala Siliwangi. Bubun yang hamil muda, semangat banget buat survei ke sana. Niatnya emang nggak belanja sih. Vendornya nggak terlalu banyak, tapi Bubun jadi tahu bentuk clodi itu seperti apa ^^ terus lihat-lihat paket pijat ibu hamil. Soalnya waktu itu pegel-pegelnya lagi memuncak.

And.. surprise-surprise!

Ada stand Galenia dong di situ. Bagus deh, ada kolam plastik dan TV plasma yang menayangkan persalinan waterbirth. Jadi, menarik minat para pengunjung.

Read the rest of this entry »


Hospital Tour: Mencari dan Mencari (Part 1)

Meskipun awalnya bercita-cita untuk homebirth dan waterbirth, tapi Bubun juga nyiapin back-up plan untuk persalinan di Rumah Sakit (RS). Karena itu, Bubun udah niat untuk hospital tour, khususnya ke RS yang mempunyai fasilitas persalinan di dalam air atau waterbirth. Di Jakarta sendiri, ada beberapa RS yang dimaksud:

  1. RSIA Sam Marie Basra
  2. RS Asri, Duren Tiga
  3. RS MMC, Kuningan
  4. RSIA Bunda, Menteng
  5. RS Pusat Pertamina

Sementara di area Luar Jakarta, ada:

  1. RS Permata Sarana Husada, Pamulang
  2. RS Mitra Keluarga, Cibubur
  3. RSIA Bunda, Margonda Depok

Read the rest of this entry »


8 – 11 weeks to go!

Setelah sempat check-up di dr. Nana kemaren, akhirnya sabtu tanggal 14 Juli 2012 lalu, sepulang dari kelas hypnobirthing Bu Lanny, Ayah dan Bubun kembali ke dr. Yusfa untuk check-up rutin. Tapi, Bubun curiga kali itu kita nggak bisa USG 4D seperti selama ini selalu dilakukan oleh dr. Yusfa. Soalnya, pada hari yang sama dr. Bambang Karsono yang terkenal di kalangan ibu-ibu sebagai ‘ahli’ USG 4 bayi, praktek juga. Jadi, alat 4D-nya dipake dr. Bambang. Sementara justru masuk minggu ke-30 ini, Ayah ingin USG 4D lebih detail karena Ade udah bisa pose makin gede. Benar saja. Konfirmasi ke resepsionis RS YPK, hari itu dr. Yusfa nggak bisa USG 4D karena alatnya dipake.

Hari senin dan selasa-nya Bubun dan Ayah nggak bisa ke RS YPK karena padatnya jadwal. Hari Rabu, Bubun sms ke si dokter. Rupanya, kejadian yang sama seperti hari Sabtu berulang kembali. Hari itu dr. Bambang praktek lagi. Yang berarti Bubun dan Ayah harus konsul di hari lain. Tadinya sih, Bubun pikir dr. Yusfa praktek di hari Kamis cuma di waktu sore sampai malam aja sebagaimana yang tercantum di kartu namanya. Tahunya.. hari Kamis itu, tanggal 19 Juli 2012 setelah jam makan siang, Ayah nelpon Bubun. Katanya dia baru aja ngubungin RS YPK dan diinfoin bahwa dr. Yusfa juga praktek dari pagi sampai jam 2 siang. Jadi, kita masih ada waktu untuk konsul. Buru-buru lah Bubun izin dan naik taksi menuju RS YPK. Untungnya nggak terlalu macet.

Read the rest of this entry »


Hypnobirthing, hadiah untuk Ade

Dari awal kehamilan, Bubun sudah berencana untuk mengikuti kelas Hypnobirthing. Kenapa? Ini semua berawal dari ketertarikan Bubun terhadap konsep gentlebirth yang di dalamnya mendorong para Ibu Hamil untuk tenang, relaks, dan sehat tidak hanya lahir tapi juga batin. Hal tersebut bisa diperoleh salah satunya dengan pendekatan Hypnobirthing. Apalagi menurut pengalaman beberapa Ibu yang pernah menjalankan teknik ini, rasa sakit selama persalinan berkurang signifikan bahwa ada juga yang tidak merasakan sakit sama sekali.

Awalnya, Bubun ingin mengkombinasikan kelas hypnobirthing ini dengan kelas Self-healing dari Reza Gunawan, yang istrinya Dewi Lestari menjalani proses kehamilan sampai kelahiran secara gentle. Sehingga Bubun bisa seutuhnya menjalani proses kehamilan dan persalinan yang lembut dan tenang. Mengingat Bubun pada dasarnya lemah secara mental, gampang panik dan trauma. Tapi karena biaya kedua kelas itu lumayan, Bubun terpaksa harus memilih. Ternyata berjodohnya dengan kelas Hypnobirthing Bu Lanny Kuswandi.

Read the rest of this entry »