Bumi grows so fast!

and so does Langit…

(mudah-mudahan) Epilog serial diare Bumi

Kejadian diare berulang kemaren menyisakan rasa sedih tak berkesudahan dalam hari Bubun. Makin merasa gagal deh jadi ibu yang baik. Yang membuat Bubun tertohok adalah fakta bahwa disentri merupakan penyakit disebabkan oleh sanitasi atau kebersihan yang buruk.

Memang berat banget untuk bisa menjaga rumah bersih 100%.

Gimana nggak… tiap hari kita nyampe rumah udah malam, yaitu sekitar pukul 20.00. Ayah capek nyetir di kemacetan, Bubun udah ngos-ngosan karena perut makin buncit dan sepanjang perjalanan kita berusaha menenangkan Bumi yang ngamuk karena berjam-jam di mobil. Begitu nyampe apartemen, Bumi ingin main. Langsung buru-buru Ayah dan Bubun berbagi tugas. Bubun beberes barang-barang, Ayah nemenin Bumi main. Bubun nyuci piring, masak, nyuci perkakas masak. Ayah sambil makan sambil ngangon Bumi. Bubun nyuci piring dan ngelap dapur, lalu ngurusin cucian kotor. Setelah itu Ayah mandi, Bubun bersih-bersih ganti popok Bumi, lalu nidurin Bumi dan kalau ada energi, bersihin gigi Bumi yang mulai muncul karies sejak minum sufor. Setelah Bumi tidur, Bubun mandi. Kalau sempat, makan malam. Lalu mulai nyetrika pakaian segunung. Setelahnya Bubun jemur baju. Sementara waktu udah hampir pukul 24.00. Abis itu, Bubun tepar deh. Kadang dengan perut kontraksi. Ya, sudah begitulah konsekuensinya.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Tamu tak diundang yang datang berulang

Semestinya di libur hari maulid Nabi Muhammad SAW kemarin, Bubun pengen ngajak Bumi ke indoor play park atau mall (kesian ya, anak Jakarta kekurangan tempat main), karena akhir-akhir ini Bumi semakin sering bosan kalau di apartemen aja seharian. Pengennya mengeksplor kemampuan berlari. Gaya ih, baru juga lahir kemaren 😀

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, Senin malam Bumi demam. Suhu tubuh mencapai 38,8 decel. Paginya tiba-tiba diare.

JRENGG! Alarm menyala lagi.

Read the rest of this entry »


Terpapar Diare (lagi)!

Setelah keluar dari RS karena disentri, kondisi kesehatan Bumi berangsur membaik. Berat Badan Bumi yang sempat turun pun, kembali naik ke berat awal. Jadi, ulang tahun Ayah dilalui dengan penuh kebahagiaan meskipun nggak ada yang spesial. Bubun cuma pesen cake dari Harvest aja. Itupun karena nggak ngukur, jadinya salah pesen, ukurannya kecil banget. Hihi.

DSCN0647 Read the rest of this entry »


Bumiku Satu!

Sebagai ex emak-emak rabid, pernah ada saatnya ketika Bubun terlalu bersemangat menjadi seorang ibu, sampai-sampai di usia Bumi yang belum genap 1 bulan, Bubun udah mempersiapkan perayaan ulang tahun pertama Bumi. Errr…
Sebenernya sih, bukan persiapan yang heboh gimana-gimana. Cuma ‘sekedar’ nyari tema, kumpulin free printables yang lucu-lucu, cari desain kue menarik, endebre-endebre. Hitslah.

Sekali lagi, dalam hidup manusia cuma bisa berencana. Selanjutnya tergantung pada-Nya. Niat awalnya, ulang tahun bumi ingin dirayakan bersama teman di TPA. Tapi ada hal-hal yang menyebabkan semua rencana berubah. Diawali dengan Bumi masuk RS, sebulan sebelum hari H. Kemudian, beberapa hari menjelang hari ulang tahun itu, Bumi tampak kurang sehat. Ternyata itu karena Bumi terpapar diare edisi pertama.

DSCN0082

Di hari ulang tahun pertamanya, Bumi terlihat lemas dan lesu. 😦

Read the rest of this entry »


Terpapar Diare!

Sejak positif mengandung Adik Langit, Bubun udah nggak lagi mengkonsumsi booster ASI. Semuanya stop kecuali domperidone yang Bubun konsumsi karena mual tak tertahankan. Kehamilan kali ini memang agak kenceng mualnya dibandingkan sebelumnya. Kadang di jam kerja, Bubun tak kuasa menahan tidur karena pusing dan letih. Sekali waktu, Bubun ditugaskan untuk mengikuti pelatihan di luar kantor selama seminggu. Di tengah-tengah pelatihan, terkadang Bubun harus ngungsi ke ruang kesehatan untuk istirahat.

Jika sebelumnya Bubun masih giat maksain merah ASI, setelah ketahuan hamil ini, Bubun udah nggak kuat lagi. Energi udah terkuras dan puting juga makin sakit dari hari ke hari. Jadi, Bumi nggak punya stok ASIP. Ya, ada sih… tapi cuma 10 ml untuk setengah hari :'(((((

Kadang sebagai pengganti, cuma dikasih jus buah. Yang mana kalorinya jauh lebih rendah. Syukurlah Bumi makannya cukup lahap.

Tapi Pengasuh di TPA cerita kalau di jam minum ASIP, Bumi seringkali kedapatan sedang merebut botol/dot temen Bumi yang lagi minum ASIP. Bumi juga sering nangis karena alih-alih dikasih ASIP sama temennya, dia cuma dikasih air putih aja. Hati ibu mana yang nggak mencelos coba…?

Read the rest of this entry »