Bumi grows so fast!

and so does Langit…

2014: Que Sera, Sera…

Bum,

We went through a tremendous journey back in 2013. It was really hard for me since it was your first year on earth.
It seems like 2014 will be a tough one for me too considering Adik Langit will be arrived and responsibility of taking care as well as nurturing a (less than two years old) toddler plus a newborn is HUGE. I pray that God will send us a helper (nanny or maid, whatever) soon. Otherwise, well… i don’t know. Maybe it’s the time for me to resign from my current job.

Many people believe that tomorrow will be better that today, that everything will find its way no matter what. I don’t. I just don’t. See…
It won’t get better in time. Life will be more challenging tomorrow. Hence, Charles Darwin’s theory of evolution.

We have to be stronger by days if we want to survive.

For me, there’s no resolution for this year (like i have one last year and the year before…)
However, i do have one goal: To survive.

All we need to do is living from day to day. One day at a time.

When we said goodbye to 2013 last night, i have let things go. I may not accomplish my mission of being good person last year, let alone a good mother. But you know that i love you and your sibling very much.

– Bubun

???????????????????????????????


Something happens but we’re not sure….

Semua berawal ketika tiba-tiba produksi ASI Bubun menurun.

Mungkin karena Bubun kecapean kali ya. Jadi Ibu bekerja tanpa bantuan pengasuh dan Asisten Rumah Tangga (ART), bahkan yang sekedar pulang-pergi pun, rasanya berat banget buat Bubun. Bukan karena sok-sokan jadi Supermom atau merasa lebih hebat jika bisa mengerjakan segala urusan rumah tangga sendiri, meskipun bekerja di luar rumah. Sama sekali bukan. Bubun butuh bantuan, dan udah nyari ke sana sini. Tapi belum nemu. Jadi sementara itu, sepulang kerja di malam hari, Bubun bergelut dengan pekerjaan rumah tangga, setelah sebelumnya mengurus Bumi. Pergi dan pulang kantor pun, bawa Bumi untuk dititip di TPA. Siangnya ke sana lagi untuk nyusuin. Praktis, tidur cuma sekitar 5 jam sehari. Itu pun dengan kondisi letih luar biasa. Banyak ibu yang bisa menjalani rutinitas seperti itu. Tapi bukan Bubun.

Read the rest of this entry »


ASIP tandas, Harapan tak jadi kandas

Bumiku sayang,

Akhirnya tiba juga hari ini. Hari yang Bubun takutkan. Setelah 10 bulan berjuang, stok ASIPmu habis sudah. Beberapa orang bertanya-tanya mengapa Bubun, yang dulu sempat berhasil menyimpan ratusan botol ASIP di freezer, yang bahkan bisa mendonorkan ASI ke empat orang bayi lain, sampai pada titik ini? Bubun tidak ingin mengeluh apalagi berputus asa. Tapi rasanya, menjadi seorang working mother tanpa bantuan Asisten Rumah Tangga apalagi pengasuh bayi, telah menguras seluruh kekuatan fisik dan mental Bubun. Ujungnya produksi ASI Bubun menurun tajam. Tapi sebagaimana nilai yang ingin Bubun ajarkan kepadamu; jangan pernah menyerah. Sekalipun ASIP sudah tandas, harapan Bubun untuk terus memberi ASI sampai usiamu genap 2 tahun nanti, tidaklah kandas. Bubun berjanji akan mengatur jadwal perahan lebih sering lagi dan suplemen untuk menambah stamina dan kelancaran ASI juga bukanlah haram adanya. Apapun untukmu, karena kamu segalanya bagi Bubun.

Segenap cinta,

Bubun

 

IMG_2974


What left is…

Dear Ade,

Udah lama ya nggak nulisin ‘surat’ lagi.
Harap maklum ya. Udah sebulan ini, nggak ada ART lagi yang bantuin di rumah. Jadi, waktu Bubun untuk buka internet atau blogging dialokasiin untuk nyuci, nyetrika, ngepel, beres-beres… Tapi Bubun cukup lega sih. Capek pasti. Lha wong tidur aja cuma 4 jam-an sehari. Pulang kantor, nggak bisa santai dan istirahat sejenak. Harus ngumpulin energi untuk ngerjain urusan domestik. Untungnya, secara kejiwaan udah lebih stabil. Mending rumah nggak rapih dikit, daripada mentalitas awut-awutan ya.

Cuma… stok ASIP dalam kondisi gawat darurat. Mungkin karena kecapean atau entah apa. Produksi ASI Bubun menurun tajam. Jika di masa-masa keemasan dulu Bubun bisa jumawa buang-buang ASIP karena freezer penuh, atau ngedonorin ASIP untuk 4 bayi lain… sekarang justru kondisinya berbalik. Ini justru rasanya Ade yang perlu didonorin ASIP. Karena itu, Bubun lagi mau nyari daun torbangun (bangun-bangun), salah satu galactogogue yang diduga keras menyebabkan produksi ASI melimpah ruah.. eh, malah udah ada penelitian yang ngebuktiin emang mengkonsumsi daun itu, efektif banget.

Read the rest of this entry »


On motherhood

Dear my little man,

If there’s a thing i could learn during this journey through a bumpy road,
it is that no matter how hard i have tried, i always end up being a loser.

Even though this is not a game nor a battle.

Or maybe it IS a battle. A battle to survive.

Love,
Your imperfect mother


Eventually

Eventually, every hardship will go away.

Leaving a broken heart and damaged soul.

Your mother,
(who (still) can’t move on from the trauma after some efforts to keep you safe and healthy)


Bener-Benerrr Deh! (Part 1)

Setelah melalui perjuangan penuh darah dan air mata, akhirnya Bubun 4 hari force majeur kemarin terlampaui juga. Sekarang, mari kita kilas balik, nak. Untuk mengingat dan belajar dari pengalaman itu.

Force Majeur Tahap 1 – Selamatkan Bumi!

16 Januari 2012

Hari Rabu ini, hari kembali gerimis. Sama seperti sebelumnya. Bubun dan Ade berangkat ke TPA seperti biasa. Ayah makin stress menghadapi sidang thesis hari Sabtu nanti karena belum bisa ketemu dengan semua dosen untuk approval terakhir materi sidang dan thesis-nya sendiri belum rampung diketik. Ayah pun berpesan ke Bubun bahwa nanti malam akan nginap di kantor buat konsentrasi nyelesaiin draft thesis sekalian ngulik software yang berhubungan dengan thesis-nya itu. Laptop di rumah soalnya lemot karena kapasitasnya nggak segeda PC di kantor Ayah yang memang khusus dirancang untuk software-software berat.

Siang hari, dari TV kantor Bubun (ya! Bubun kan kerjanya semacam humas yang banyak monitoring berita, jadi ada TV gede di ruang kerja Bubun), Bubun lihat ada berita bahwa di daerah kampung melayu sudah banjir parah sehingga kendaraan nggak ada yang bisa lewat. Bubun mulai ada feeling. Jangan-jangan bentar lagi banjir akan meluas ke sejumlah lokasi lain. Apalagi info-info tentang status siaga Jakarta terhadap banjir sudah mulai gencar sejak seminggu lalu. Tapi karena pekerjaan lagi banyak-banyaknya, pikiran itu kemudian teralihkan. Apalagi di unit kerja Bubun, Bubun cuma berdua temen kantor. Yang lainnya karena satu dan lain hal berhalangan hadir.

Read the rest of this entry »