Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Pulang ke Kampung nan Jauh di Mata

Setelah persiapan selesai dilakukan, tibalah saatnya untuk kita mudik ke kampung yang jauh di timur Indonesia sana (yaa.. nggak timur-timur banget, tapi lumayan jauh lah. Hehe).

Tanggal 2 Agustus 2013 dini hari kita berangkat dari rumah. Bubun, Ony Nita, dan Bumi naik taksi. Ayah naik mobil. Kita menuju ke kantor Ayah di daerah Kuningan. Setelah nyimpen mobil di sana, Ayah bergabung dengan kita. Naik taksinya, Silver Bird Vellfire, soalnya bagasi Ony Nita buanyaakk banget, berisi pesenan Tante Nina. Nggak muat kalau di taksi biasa. Kalau barang-barang Bumi, Ayah dan Bubun sih cuma 1 koper aja. Inget-inget ini nak Bum: tante kamu yang satu itu, meskipun seorang dokter, tapi memiliki passion dalam hal dagang. Jadi momen-momen mudik seperti ini sering dimanfaatinnya untuk nitip barang dagangan (musiman).

Nyampe di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 04.00. Sesuai harapan, 2 jam sebelum pesawat take off di pukul 06.10 pagi. proses check in-nya cepet. Sayangnya nggak bisa dapat bassinet karena kita nggak dapat bangku di bagian paling depan.

IMG_4237

Masih muka bantal ^^!

Ony Nita dan Ayah masih sempat sahur, meskipun buru-buru. Sementara Bubun nggak puasa karena menggunakan hak ‘istimewa’ ibu menyusui. Bumi bangun setibanya di bandara. Jadi, selama menunggu boarding, Bumi sibuk dititah secara bergantian oleh Ayah, Bubun, dan Ony Nita. Waktu itu, Bumi emang lagi seneng-senengnya dititah😀

IMG_3148

IMG_4238

IMG_3151

Eh, ada yang gemes sama Bumi dan ngajakin main terus. Hihi.

IMG_4239

Setelah dipanggil boarding, kita pun naik shuttle bus menuju tempat parkir pesawat. Emang Bumi tuh ya anak baik kesayangan Bubun… hampir selalu memenuhi harapan Bubun, begitu turun dari bus, langsung tidur.

IMG_3165

Alhamdulillah, perjalanan berlangsung lancar. Minim turbulence (yang Bubun benci banget). Bumi tertidur pulas hampir sepanjang perjalanan.

IMG_4240

Baju menyusui dari Emeno yang Bubun pake ini lumayan membantu lho!

Sama Garuda, kita dikasih baby kit yang isinya bedak, pospak dan tissue basah. Makanan bayi juga dikasih. Dari Jakarta ke Makassar dalam bentuk baby jar. Mereknya Heinz, tapi lupa rasa apa. Bubun cobain rasanya cukup enak. Tapi teksturnya cair banget. Mirip-mirip kayak gini:

Taken from redmart.com

Pemandangan sepanjang jalan bagus deh! Langit biru… Awan putih…

IMG_4241

Begitu Bumi bangun, kita udah mau nyampe di Makassar. Ada bagusnya juga kemarennya Bubun sempet beli earplugs. Soalnya Bumi nggak nyusu ketika take off karena lagi tidur. Di pesawat ada juga anak yang lebih muda dari Bumi yang ketika take off dan landing menjerit sambil nangis, sepertinya karena telinganya sakit. Sedih deh… Nggak tahu juga sih, apa kalau lagi tidur, anak bakal ngerasain sakit telinga karena perbedaan tekanan udara atau enggak. Tapi Bubun jadi lebih tenang karena kita akan ngalamin beberapa kali take off dan landing dalam mudik kali ini.

IMG_4242

IMG_4243

Syukurlah selama bangun itu, Bumi tenang dan mau dikasih mainan seadanya seperti brosur panduan keselamatan😀

IMG_4244

IMG_4245

Nggak berapa lama, kita pun mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Transit di sini sekitar setengah jam untuk nurunin sebagian penumpang dan ngambil penumpang lain serta ngisi bahan bakar. Bubun dan Ony Nita pun langsung megang HP. Meskipun cuma sebentar sebelum ngisi bahan bakar. Sekedar ngabarin Oma yang bakal jemput kita di Kendari nanti.

IMG_4246

Selama transit, kita memilih nggak turun pesawat karena bakalan dapat capeknya aja. Lha wong cuma setengah jam ini. Paling baru juga keluar pesawat, udah langsung disuruh naik lagi. Jadi, selama transit, Bumi ganti popok dan diajak Ayah jalan-jalan di bagian depan pesawat. Terus kenalan sama pramugari cantik. Kalau yang terakhir ini sepertinya sih modus Ayah aja.

IMG_4247
Tuh kan.. Bumi juga udah ngerti ini akal-akalan Ayah supaya bisa ngobrol sama pramugari cakep. Hihi.

Setelah itu, pesawat pun siap-siap take off lagi. Perjalanan selama 45 menit cukup lancar meskipun karena Bumi udah bangun, jadi sesekali diajakin jalan-jalan di bagian belakang pesawat. Di sini, Bumi dikasih makanan bayi lagi dalam kemasan sachet. Mereknya kalau nggak salah Promina.

Kita disambut dengan cuaca cerah Bandara Wolter Monginsidi, Kendari. Kalau kata flight attendant-nya sih: “Waktu setempat menunjukkan pukul 13.30.” Udah siang yaah.

Setelah dijemput Oma, kita pun menuju rumah dan langsung istirahat. Nyampe rumah, langsung buru-buru nyiapin makanan Bumi. Tapi kayaknya Bumi nggak suka. Sementara Bubun rasanya capek luar biasa. Mungkin karena belum tidur dari jam 3 pagi. Badan rasanya rontokkk (pake 3 ‘k’ untuk penekanan). Terpaksa Bumi dikasih MPASI instant yang dapat dari pesawat tadi. Bye bye MPASI rumahan.

Saking capeknya, Bubun juga baru sadar sorenya, ternyata tangan Bumi bengkak kayak abis digigit serangga.
IMG_3172

Duh!


6 Comments on “Pulang ke Kampung nan Jauh di Mata”

  1. dinaisyana says:

    Duh! itu jadinya digigit apa? *penasaran*
    Btw Bumi tambah ganteeeeeeeeeeng *naksir*

  2. rhey says:

    cici lamanya ndak posting bulak balik bru lg ada…:D
    apa kabar, wkt h-2 lebaran s4 liat ni oni nitanya bumi di pizza hut kdi, mau nanya tp g kenalka belah hehehhehehe
    btw, itu tangannya bumi kenapa kodong, bengkaknya…

    • citralwi says:

      Iyaa… baru punya tenaga lagi Rian.😀
      Kabarnya… hmmm secara keseluruhan cukup baik meskipun agak perjuangan akhir-akhir ini. Yang seperti ini sih yang bikin berhenti posting blog: terlalu banyak hal terjadi, bingung catch up cerita perkembangannya. Haha!
      Iyyo kesian… Kayaknya itu Bumi digigit serangga deh.
      Eh, kalo ketemu Nita, disapa saja. Dia juga orangnya suka heboh sendiri kalo ketemu kenalan lama. Pasti welcome.😀

  3. […] untuk nggak mudik dulu lebaran tahun ini. Baik ke kampung halaman Bubun, ataupun Ayah. Bubun kapok tahun lalu gemporr banget. Letih yang tak terkira. Meskipun ternyata ada alasannya juga kenapa kok bisa […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s