Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Seminar Tumbuh Kembang oleh Sasana BIC

Sebagai ‘customer loyal’ dari layanan Fisioterapi Bunda International Clinic (BIC), akhir bulan Mei 2013 lalu Bubun, Ade dan Ayah diundang untuk mengikuti seminar tumbuh kembang Anak oleh Sasana BIC. Selama ini, di Sasana BIC, Ade ‘hanya’ pernah menggunakan fasilitas inhalasi. Itu pun kalau Ade lama dan mengganggu. Padahal Sasana BIC ini juga menyediakan fasilitas Baby Gym dan Okupasi.

Sempat kepikiran untuk terapi motorik kasar di sini, karena Ade agak sedikit terlambat perkembangan motorik kasarnya jika dibandingkan teman-teman di TPA. Kalau menurut KSPP dan Baby Center sih, cukup baik. Menurut hasil pengamatan Bubun, semua itu karena waktu usia 2 bulan, Ade jarang ditengkurapin. Sampai usia 1 bulan, Bubun cukup sering memberi waktu Ade untuk ‘tummy time’, tapi kemudian berhenti gara-gara Opa dan Oma Ade marah besar waktu tahu. Disangkanya Bubun menyiksa dan membahayakan tulang-tulang Ade. -____-!

Sewaktu inhalasi di usia 5 bulan awal, Bubun sempet nanya-nanya ke Tante Wulan (terapis yang biasa megang Ade) apakah perlu Bumi diterapi. Ketika itu, Ade belum bisa berguling bolak-balik. Menurut tante Wulan, coba dipersering stimulasi di rumah dulu. Kalau misalnya belum bisa juga di bulan itu, baru coba diterapi di Sasana BIC. Alhamdulillah berkat usaha maksimal, dan dibantu dengan stimulasi yang lebih intensif di rumah dan di TPA, Ade akhirnya bisa berguling juga dalam waktu lumayan singkat.

Setelah itu, Bubun dan Ayah kembali santai. Nggak ada program intensif dulu sampai usia 7 bulan. Temen-temen seumuran Ade di TPA udah pada bisa berdiri sendiri, eh Ade Bumbum belum bisa duduk sendiri dan juga belum bisa merayap. Menjelang usia 8 bulan, Bubun mulai khawatir dan mengintensifkan ‘pelajaran’ merayap. Alhasil, Ade bisa merayap beberapa hari setelah Ade berumur 8 bulan. PR-nya sekarang adalah melatih Ade untuk duduk sendiri dan mulai merangkak.

Pucuk dicinta, undangan seminar gratis dari Sasana BIC pun tiba. Yeaay!

Seminar yang dilaksanakan tanggal 1 Juni 2013 ini akan membahas tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Termasuk perkembangan fisik, motorik kasar, halus dan komunikasi. Salah satu materi akan dibawakan oleh Dr. dr. Rini Sekartini. Baru aja, beberapa minggu lalu kita konsul ke beliau. Wah, bisa nanya-nanya lagi dong nih. Double yeaay!

IMG_1941Begitu nyampe di lantai 4 BIC, kita langsung ngambil kursi di jejeran kedua dari depan. Di depan kita ternyata udah ada dokternya duduk. Eh, begitu ngelihat kita, dr. Rini langsung nyapa lho. Terus nanya perkembangan Bumi. It’s so sweet of her inget sama kita. Padahal cuma 2 kali lho kita konsultasi. Mungkin sesi tiap konsul berlangsung lama, bisa sampai 1 atau 1,5 jam jadinya beliau inget kita (atau karena inget hebohnya Bubun yak?)

IMG_1945

Ini rangkuman materi yang dibahas oleh dr. Rini:

1.Tumbuh terkait dengan fisik anak, sedangkan kembang terkait dengan kondisi psikis/mental anak.

2. Untuk mencapai tumbuh kembang yang baik, perhatikan pemenuhan kebutuhan anak, yang terdiri dari: nutrisi, tidur, imunisasi, kasih sayang dan stimulasi. Tidak lupa untuk pantau tumbuh kembang secara berkala sesuai usai anak.

3. Nutrisi harus adekuat dan seimbang melalui ASI Eksklusif, MPASI, makanan anak.

4. Fungsi pemberian makan: memenuhi kebutuhan nutrisi anak, melatih otot-otot pencernaan, melatih keterampilan makan, membina selera makan, melatih anak melakukan rutinitas serta meningkatkan hubungan orang tua dan anak.

5. Terdapat 3 periode pemberian makan pada bayi: ASI Eksklusif, ASI + MPASI dan Makanan Keluarga.

6. Cara pemberian makan yang benar:

  • Pemberian makan harus teratur
  • Dudukan anak di kursi, menghadap ke depan
  • Jangan sambil tidur –> Sambil tengkurap boleh nggak dok? (Pengakuan dosa)😀
  • Pada anak yang lebih besar:
  • Biarkan mereka menyentuh makanan dan makan menggunakan tangan mereka
  • Biarkan anak makan sendiri dan menentukan berapa banyak yang mereka makan
  • Perkenalkan makanan secara bertahap dan jangan kuatir bila hanya memilih makanan tertentu saja
  • Carikan alternatif makanan yang tidak disukai anak

7. Perkembangan pola tidur anak:

Picture’s taken from http://www.imomonline.net

8. Manfaat tidur bagi anak adalah istirahat tubuh, pertumbuhan badan anak (terutama tinggi badannya–> pantesan si Bumbum panjang), meningkatkan perkembangan otak anak, pemulihan secara fisik, pemulihan emosi dan psikologis anak.

9. Pertumbuhan/peningkatan ukuran tubuh anak terdiri dari tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala.

10. Faktor penentu pertumbuhan anak adalah genetik (ayah, ibu, nenek, kakek, dst) dan lingkungan (nutrisi, penyakit, aktivitas fisik, dll).

11. Tahap pertumbuhan dan perkembangan bayi:

Milestone kognitif bayi

  • Bulan 3-5: mencoba meraih benda
  • Bulan 4-8: menarik tali yang beujung gelang
  • Bulan 8 – 15: meniru membelai boneka
  • Bulan 14 – 20: menemukan objek tersembunyi
  • Bulan 18 – 28: menyelesaikan puzzles sederhana

Milestone bahasa bayi

  • Bulan 1.5 – 3: mengoceh
  • Bulan 3.5 – 8: menoleh ke arah suara
  • Bulan 9 – 13: bicara “Mama” atau “Dada”
  • Bulan 14 – 24: kombinasi 2 kata berbeda
  • Bulan 21 – 36: menggunakan kata majemuk

Milestone emosi-sosial

  • Bulan 1.5 – 4: senyum pada orang lain
  • Bulan 4 – 9: mencari pengasuh utama
  • Bulan 8 – 15: gelisah terhadap orang asing
  • Bulan 10 – 15: menunjukkan 2 jenis emosi
  • Bulan 11 – 20 bermain eksploratif sendiri
  • Bulan 21 – 36: bermain kooperatif dalam kelompok kecil

Milestone gerak kasar

  • Bulan 3 – 4.5: tengkurap
  • Bulan 5 – 8: duduk tanpa pegangan
  • Bulan 10-14: berdiri sendiri
  • Bulan 14 – 20: menaiki tangga
  • Bulan 21 – 28: mengayuh sepeda
  • Bulan 30 – 44: berdiri 1 kaki

Milestone gerak halus

  • Bulan 2.5 – 4: menggengam rattle
  • Bulan 4.5 – 7: pindahkan kubus antar tangan
  • Bulan 8 – 12: pincer grasp
  • Bulan 15  – 20: susun menara 4 kubus
  • Bulan 18 – 24: meniru garis vertikal
  • Bulan 28 – 36: mengkopi lingkaran

Milestone mandiri-adaptif

  • Bulan 4.5 – 8: memasukan biskuit ke mulut
  • Bulan 10 – 14: minum dari cangkir
  • Bulan 13 – 19: membuka pakaian
  • Bulan 18 – 28: cuci dan keringkan tangan
  • Bulan 30 – 42: pakai pakaian tanpa bantuan

Baby's Milestone

12. Segera bertindak bila anak belum dapat mengerjakan butir kemampuan perkembangan pada umur tertentu. Ada beberapa tanda atau Developmental red flags yang harus diwaspadai.

Red Flags 0 – 3 Bulan:

  • Tengkurap sebelum 3 bulan –> Evaluasi hipertoni
  • Mengepal persisten > 3 bulan –> Evaluasi disfungsi neuromotor
  • Tidak bereaksi terhadap rangsang lingkungan –> Evaluasi kelainan sensoris

Red Flags 4 – 6 Bulan:

  • Kontrol leher buruk (head lag) –> Evaluasi hipertoni
  • Tidak meraih benda pada umur 5 bulan –> Evaluasi kelainan gerak, mata, kognitif
  • Tidak senyum –> Evaluasi fungsi penglihatan, evaluasi masalah perlekatan (attachment), evaluasi depresi ibu, evaluasi kemungkinan child abuse atau child neglect

Red Flags 6 – 12 Bulan:

  • Refleks primitf persisten setelah 6 bulan –> Evaluasi untuk kelainan neuromuskuler
  • Tidak mengoceh pada 6 bulan –> Evaluasi untuk gangguan pendengaran
  • Tidak gelisah bila ada orang asing pada umur 7 bulan –> Mungkin pengasuh gonta-ganti
  • Duduk W dan melompat-lompat pada 7 bulan –> Evaluasi spastisitas atau hipotoni otot aduktor
  • Tidak menoleh ke arah suara pada 10 bulan –> Evaluasi untuk gangguan pendengaran unilateral

Red Flags 12 – 24 Bulan:

  • Tidak mengucapkan konsonan pada umur 15 bulan –> Evaluasi gangguan pendengaran (ringan)
  • Tidak meniru pada umur 16 bulan –> Evaluasi gangguan pendengaran, evaluasi gangguan sosialisasi dan kognitif
  • Tidak menunjuk ke benda pada umur 18 bulan –> Problem dalam hubungan sosial
  • Dominasi tangan sebelum 18 bulan –> Kelemahan kontralateral dengan Hemiparesis
  • Advanced non-comminicative speech (mis. Echolalia) –> Perintah sederhana tidak dimengerti: abnormal, evaluasi untuk autism pervasive developmental disorder
  • Delayed language development –> Perlu evaluasi gangguan pendengaran

13. Kapan pemantauan tumbuh kembang?

  • Usia bayi sampai 1 tahun: 1 bulan sekali
  • Usia balita: setiap 3 bulan
  • Usia anak sekolah: setiap 6 bulan
  • Remaja: 1 tahun sekali

Terus selama acara Ade gimana?

Sempet tidur di awal acara. Kemudian bangun dan ikutan acara. Sempet juga jalan-jalan di luar ruangan sama Ayah sementara Bubun menyimak materi.

IMG_1943

IMG_1944

Sesi dengan dr. Rini hanya berlangsung 1 jam. Sebentar banget, belum puas tanya-tanyanya.
Setelah itu, tim terapis dari Sasana BIC, berturut-turut menjelaskan tentang Baby Massage dan Baby Gym, Okupasi Terapi & Tumbuh kembang, serta Perkembangan Bahasa pada Anak.

Ada praktek untuk stimulasi motorik kasar juga:

IMG_1946

Eh, pada saat ngebahas tentang stimulasi motorik anak…,

IMG_1948

tiba-tiba di screen ada foto Bumbum! Langsung deh Bubun nyeplos: “EH ADA BUMI!”

IMG_1950

Tuh foto yang paling kiri….

Yang ini nih:

Bumi duduk

Ternyata kata tante terapisnya, dia ngambil foto dari googling. Hehe. Nyasar di ‘surat’ yang itu deh kayaknya.

Setelah Ade Bumbum bangun dan ada peserta seminar yang nanya tentang stimulasi agar bayi tengkurap sendiri, Bubun langsung nyodorin Bumbum sebagai model. Maap ya dek! Maksudnya sekalian biar Ayah dan Bubun ditunjukin cara stimulasi supaya Ade bisa merangkak dan duduk sendiri. Informasinya berguna banget! Meskipun ada saat-saat di mana Ade nangis dan teriak-teriak. Sejauh ini udah ada kemajuan sih. Ade jadi udah mantep posisi merangkaknya, meskipun belum maju. Udah pelan-pelan bisa posisi duduk dari tiduran, dengan sedikit bantuan dari Ayah Bubun.

Oh iya, setelah seminar selesai, kita diajak tour ke sasana BIC. Kita sempet nyobain baby gym beberapa menit dibantu terapisnya. Mungkin kapan-kapan kita bisa nyoba fasilitas itu ya De!


5 Comments on “Seminar Tumbuh Kembang oleh Sasana BIC”

  1. rheybond says:

    Alooow ci, pa kabar? Weh, si bumi tambah tjakep, kapan dibawah plng dikdi biar bs kita unyel2 #loh hehehehehe.
    Bw, trnyata dpt blognya cici.. Bgus2 crtanya mdh2an sy jg bs nyusul punya baby #tjurhat xixixxi

  2. […] Seminar Tumbuh Kembang oleh Sasana BIC → […]

  3. […] tahun silam populer sebagai mainan sekaligus alat bantu jalan anak, ternyata berbahaya bagi tumbuh kembang. dr. Tiwi sendiri berulang kali, di seminar maupun di tweet-nya menegaskan hal serupa. Menurut […]

  4. dijournalist says:

    Salam kenal Bun. Saya punya anak 3 bulan 6 hari. Sangat gusar karena beum juga tengkura. Waktu Bunbun nyodorin diri tuk stimulasi tengkurap diapain ajah Debay? Pengen tau banget aku. Makasih ya Bun. Boleh kirimin via email juga ga Bun?

    • citralwi says:

      Haloo!

      Bumi waktu itu udah bisa tengkurap, jadi nggak distimulasi tengkurap kalo nggak salah. Cuma dilatih untuk stimulasi duduk aja.
      Tapi setahuku, stimulasi tengkurap bisa dengan disodorin mainan, terus diarahin untuk ngeliat ke atas. Oh iya, sebelumnya sering-sering diposisiin tengkurap aja. sekitar 10 menit, abis itu istirahat. Lama-lama lehernya akan kuat. Dari situ, anaknya akan pelan-pelan terlatih untuk membalikkan badan kalau lagi posisi terlentang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s