Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Pospak? Kirain Clodi aja?

Orang boleh berencana. Tapi realisasi rencana itu terkadang nggak sesuai harapan.

Jadi, seperti diceritain di sini, awalnya Bubun udah niat murni dan suci mendidik Bumbum hidup eco-green sejak dini dengan mengurangi pemakaian pospak dan menggantinya dengan clodi. Udah modal 9 clodi pun… (sekarang malah udah punya 10) Apa daya, TPA tempat Bumbum sekolah tiap senin-Jum’at jam 07.30 sampai 17.00, mengharuskan pemakaian Disposable diaper alias Popok Sekali Pakai alias Pospak. Alasannya, kalau Clodi kotor nggak higienis disimpan di lingkungan TPA, sebelum dibawa pulang ke rumah.

Ya, akhirnya clodinya cuma dipakai di rumah. Malam sampai pagi dan Sabtu – Minggu sepanjang hari.

Tapi itu cuma bertahan sampai Ade berusia sekitar 4-5 bulan. Kenapa? Soalnya Ayah nggak setuju Ade pake Clodi. Dan kalau Ayah nggak setuju, itu artinya dia akan protes panjang lebar dan nggak akan berhenti berargumentasi sampai semua maksudnya tersampaikan. Menurut Ayah, Clodi itu nggak sehat untuk Ade karena bikin panas dan menekan area genital Ade. Ayah takut nanti ukuran alat vital Ade kecil atau lebih parah lagi, ada masalah dengan alat reproduksi Ade.

Sebenernya, Bubun pernah baca di sini, tentang adanya dugaan bahwa penggunaan Clodi bisa menyebabkan Infeksi Saluran Kencing (ISK). Tapi waktu itu, Bubun pikir risikonya belum terbukti, dan kalaupun ada sepertinya lebih besar peluang terjadinya pada bayi perempuan. Tapi gara-gara pernah baca tulisan itu, Bubun sempat deg-degan dan sampai minta Ade dites ISK waktu Ade mulai seret kenaikan berat badannya di usia 5 bulan. Untungnya hasilnya negatif. Fiuh!

Sejak saat itu, Bubun nggak lagi terlalu keukeuh makein Ade Clodi dan agak mentoleransi keinginan Ayah yang pengen Ade Full Pospak. Meskipun sesekali, clodinya juga dipakein ke Ade. Utamanya di hari libur. Tapi Bubun mastiin banget kalau clodinya nggak bakal lebih dari 2 jam dipake. Dulu juga tiap kali makein clodi, emang Bubun jagain waktunya. Sebisa mungkin nggak akan lebih lama dari 3 jam. Kecuali make clodi Bluberry. Cuma emang ya satu dua kali Bubun khilaf juga dan berakhir Ade make Clodi sampe 5 jam.๐Ÿ˜ฅ

Alhasil konsumsi pospak meningkat pesat sejak beberapa bulan terakhir. Dari yang tadinya Bubun cuma beli pospak dikit aja buat jalan-jalan. Berakhir nyetok banyak.
Bubun pun mulai nyoba-nyoba berbagai merek, karena takut Ade kena ruam. Waktu pertama masuk TPA, Ade sempet sih kena ruam. Abis itu, alhamdulillah jadi baikan karena nyobain merk lain.

Kalau dihitung-hitung, udah 6 merk Pospak yang Ade cobain, yaitu:

1. Fitti

???????????????????????????????

Picture’s taken from http://www.bilna.com

2. Pampers
– Pampers New Baby Newborn

Picture’s taken from http://www.bilna.com

– Pampers Ekonomis Simply Dry

– Pampers Active Baby Pants
DSCN5951

Picture’s taken from http://www.bilna.com

3. Mamy Poko
– Mamy Poko Tape Extra Dry

Picture’s taken from http://www.bilna.com

– Mamy Poko Pants Extra Soft

4. Merries
– Meeries Tape
DSCN5955

Picture’s taken from http://www.bilna.com

– Merries Pants

5. Huggies Ultra

DSCN5944

DSCN5947

7. Goon Speed Dry & Excellent Fit

Picture’s taken from http://www.bilna.com

Dari merek-merek pospak di atas, Bubun paling suka sama Merries. Bahannya paling lembut, ada indikatornya dan untuk pants ada plastik pengait untuk mencegah pospak bekas pakai terbuka. Saking sukanya Bubun sampe ikut daftar untuk dapat sample-nya di sini. Lumayanlah, dapat 1 pak Merries Pants. Meskipun dapatnya ukurannya L, sementara Ade baru sampe ukuran M. Dulu-dulu suka ada promonya di supermarket. Yang paling hits adalah waktu diskon 50% PLUS bisa beli 1 pak detergen ukuran besar hanya dengan Rp. 1000,-! Gimana hati Bubun tak tergetar coba! Coba dulu itu beli banyaaak ya. Hiks.

Karena harga Merries mahal kalau nggak diskon (untuk ukuran kantong Bubun), jadinya Bubun suka beli Huggies Ultra juga. Bahannya cukup lembut, meskipun nggak selembut Merries dan harga cukup bersahabat. Sering juga ada diskon di supermarket jadi harga makin ringan. Sayangnya nggak ada indikator pipisnya dan belum nemu yang model pants (apa Bubun aja yang ngeh ya?)

Sekarang sih, lebih seringnya pake Pampers Active Baby Pants. Bahannya lebih lembut dari Huggies, ada indikatornya, dan harganya pun lumayan terjangkau meskipun kadang lebih mahal dari Huggies. Tapi… sekarang lagi sering diskon di Supermarket dan salah satu toko online favorit Bubun, bilna.com. Jadi beberapa bulan ini, Ade make pospak ini terus.

Paling kurang puas sama Pampers Ekonomis. Bahannya kayak plastik gitu. Cuma ya supermurah. Namanya juga ekonomis. Karena Pampers Ekonomis ini juga, Ayah jadi menantang Bubun untuk hitung-hitungan, hemat mana pake pospak atau Clodi. Kalau soal kalkulasi, tentu saja Ayah lebih jago. Berdasarkan hasil perhitungan Ayah, make pospak jauh lebih hemat dari Clodi. Apalagi karena pospak nggak pake dicuci, yang mana lebih praktis dan menghemat penggunaan detergent dan air. Tapi Bubun sih suka berkilah bahwa Clodi lebih ecogreen dan nggak bikin ruam. Oh iya, Pampers Ekonomis ini yang dulu bikin Ade ruam. Kalau di TPA kan pospak cuma diganti 2 kali dalam 8 jam jadi kalau pakai yang bahannya kurang lembut, Ade bakalan kena ruam.

Kalau Mamy Poko, kualitasnya di tengah-tengah. Cuma kok rasanya rugi ya kalau beli dengan harga normal tapi bahannya nggak selembut Merries, Pampers (bukan yang ekonomis), atau Huggies. Tapi emang Mamy Poko ini yang paling sering diskon di Supermarket. Bisa sampai potongannya Rp.30.000! Eh tapi Mamy Poko yang tape, yang selembut Mamy Poko Pants. Malah menurut Bubun, lebih lembut Fitti, yang harganya murah banget. Oh iya, di RSIA Bunda, bayi-bayi dipakein pospak Fitti lho. Seenggaknya waktu Ade lahir dulu. Popok ini juga yang tersedia di ruang persalinan.

IMG_0389

Ini Ade beberapa menit setelah lahir. Tuh, ada Fitti di belakang!

Nah kalau Goon, sebelumnya Bubun udah pernah baca banyak rekomendasi bagus. Eh, ternyata pas beli kualitasnya nggak sebagus itu. Bahannya nggak lembut sama sekali. Mana indikatornya? Plastik pengaitnya? Oww.. ternyata itu karena Bubun beli yang Speed Dry & Excellent Fit, bukan yang Supreme. Pantesan aja murah. Mungkin ini versi ekonomis Goon ya. Mungkin yang dielu-elukan para Ibu itu adalah yang Supreme.

Terus, ini kenapa Bubun tiba-tiba cerita soal pospak ya?Hihi. Itu karena terinspirasi setelah baca postingan tante Dina dan tante Angela tentang Clodi. ^^


6 Comments on “Pospak? Kirain Clodi aja?”

  1. dinaisyana says:

    Hai hai Bubunnya Bumbumbum…
    Aku abis nulis tentang rencana pake Clodi, langsung banyak yang malah komennya kontra loh. Agak kaget juga karena temen & sepupu yang udah pakein ke baby-nya, review nya baik-baik saja. Tapi ya bagus juga ada yang nulis kontranya, abis kalo googling banyakan yang pro sih. Jadinya aku stop beli clodi lagi deh, cobain yang udah ada dulu :p

    • citralwi says:

      Hai hai Dina!! Iyaa.. ini posting tentang Pospak karena terinspirasi dari tulisanmu. Padahal draftnya udah disiapin hampir 3 bulan lalu. Hihi…

      Kalau menurut aku sih, kayaknya yang bikin Clodi jadi banyak yang kontra adalah karena kerempongannya itu. Kalau soal ISK, bisa diantisipasi dengan sering-sering ganti Clodi. Eh tapi jadinya balik lagi, rempong yaa? AKu juga sempet baca katanya bahan pembuat pospak itu juga kurang bagus untuk bayi. Ada pemutihnya lah, apanya lah… tetap aja harus sering diganti juga tuh pospak. ^^

      • dinaisyana says:

        Ya jadi kalo disimpulkan…sepertinya…clodi itu masih lebih baik daripada pospak. Tapi yang terbaik tetep popok kain tradisional kali ya… Tapi kan repot. hehe

      • ndu.t.yke says:

        salam kenal mbak Citra. Mampir kemari dari postingan blognya Mbak Dina Isyana. Menurutku juga, klo pake pospak, kudu tetep sering diganti sih….๐Ÿ™‚ Aku sendiri sejak sblom hamil, udah niat pengen beli dan pakaikan clodi buat anakku. Ini udah nyetok cukup dan kelar prewash insert bamboo (yg kudu 6x minimal itu loh). Eh ada wacana pindah apartemen ke tempat yg practically nggak ada lahan jemurannya (boro-boro njemur ngadep matahari langsung deh, hahaha). Cuma ada dryer aja. Jadi we’ll see lah. Yg penting aku sudah siap ber-clodi-ria๐Ÿ™‚ prakteknya gimana, ya fleksibel ajah (nyomot motto Mama-nya Madeline: be flexible!)๐Ÿ˜‰

  2. nisattas says:

    Ya ampuuun..I feel you banget masalah per-clodi-an ini.. Gw pun pas hamil udh bertekad bulat mau full clodi.. Dan udah super lebay (astaghfirullah!!) beli clodi lokal 15 biji plus bumgenius 15 biji.. Yang mana cuma sanggup pakein zahra clodi selamaaaa..dua bulan saja! Super rempong dan high maintenance si clodi2 ini..gw ga ada helper sama skali pula di sini.. Muntah darah deh! Itu bumgenius belom sempet dipake sama skali, udh diprewash 6x masing2.. *tiap liat lemari pgn nangis* huhuh udh ah panjang amat komennya.. Sehat2 yaaa bumi + cici!!

  3. Pro kontra pemakaian clodi memang akan slalu ada (“,) Makasih sharingnya Mom..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s