Bumi grows so fast!

and so does Langit…

What left is…

Dear Ade,

Udah lama ya nggak nulisin ‘surat’ lagi.
Harap maklum ya. Udah sebulan ini, nggak ada ART lagi yang bantuin di rumah. Jadi, waktu Bubun untuk buka internet atau blogging dialokasiin untuk nyuci, nyetrika, ngepel, beres-beres… Tapi Bubun cukup lega sih. Capek pasti. Lha wong tidur aja cuma 4 jam-an sehari. Pulang kantor, nggak bisa santai dan istirahat sejenak. Harus ngumpulin energi untuk ngerjain urusan domestik. Untungnya, secara kejiwaan udah lebih stabil. Mending rumah nggak rapih dikit, daripada mentalitas awut-awutan ya.

Cuma… stok ASIP dalam kondisi gawat darurat. Mungkin karena kecapean atau entah apa. Produksi ASI Bubun menurun tajam. Jika di masa-masa keemasan dulu Bubun bisa jumawa buang-buang ASIP karena freezer penuh, atau ngedonorin ASIP untuk 4 bayi lain… sekarang justru kondisinya berbalik. Ini justru rasanya Ade yang perlu didonorin ASIP. Karena itu, Bubun lagi mau nyari daun torbangun (bangun-bangun), salah satu galactogogue yang diduga keras menyebabkan produksi ASI melimpah ruah.. eh, malah udah ada penelitian yang ngebuktiin emang mengkonsumsi daun itu, efektif banget.

Kemaren mau ke pasar Senen untuk nyari. Tapi nggak sempat. Udah nitip sama ibunya temen Bubun yang mau datang ke Jakarta dari Medan. Tapi katanya daun itu adanya di Brastagi. Jadi, nggak bisa bawain. Ya, mudah-mudahan besok bisa ke pasar senen pas jam istirahat. Mumpung pasarnya deket dari kantor.

Duh, Pengen cerita banyak hal. Tapi kok nggak habis-habis ya yang perlu ditulis. Mulai dari lanjutan mencari penyebab kondisi tumbuh kembang Ade yang kurang sesuai harapan, sampai update mpasi Ade di usia 8 bulan ini. Padahal draft aja masih penuh dengan curhat-curhat yang belum bisa diposting. Mungkin suatu saat ya Bum. Suatu saat…

Sekarang rasanya agak gimana gitu kalau mau cerita apa-apa. Dulu, ketika blog ini baru dibaca oleh 2 – 3 orang, rasanya Bubun bisa curhat banyak dan jujur apa adanya. Tapi sejak ‘surat terbuka ini makin banyak yang baca, Bubun harus belajar menahan diri. Kenapa?

Because some things are better left unsaid. There i said. :,)

IMG_1755

Love,
Bubun


3 Comments on “What left is…”

  1. dira says:

    senyumnya bumi manis sekaliii…. bikin pengen senyum juga🙂
    smile ya bubun supaya bumi juga selalu tersenyum…

    • citralwi says:

      Makasih banyak tante Dira! Senyumnya tante sama manisnya dengan senyum Bumi lho!
      Insya Allah Bubun juga akan berusaha lebih sering tersenyum. Makasih yaaa.. :’)

  2. […] sisa perjuangan terakhir. Bubun harus usaha untuk meningkatkan produksi ASI. Baca-baca tentang galactogogue, ketemulah tentang sayur ajaib penambah produksi ASI, yaitu torbangun alias bangun-bangun. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s