Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Clodinya Ade Bumbum

Jadi sewaktu hamil dulu, Bubun keracunan belanja online. Salah satu baby gear (eh, ini masuk baby gear nggak ya?) yang sempat bikin kalap mata adalah Cloth Diaper alias Clodi. Sampai sebelum Ade lahir, Bubun udah beli 8 paket clodi. Lalu, setelah Ade 1 bulan lebih, Bubun beli 1 lagi karena ngerasa kurang. Kemaren-kemaren, Bubun sempat menang kuis dari Little Hannah Shop, yang hadiahnya juga Clodi. Total, udah ada 10 clodi di lemari Ade. Mari lihat satu satu….

clodi semua

1. Cluebebe Coveria Petit
clubebe

Ini clodi yang paling pertama dicobain Ade. Soalnya emang didesain khusus untuk newborn. Tadinya sempat kepikiran buat beli beberapa clodi newborn. Tapi setelah ditimbang-timbang, kok sayang ya… kan cuma dipakai bentar. Tapi cluebebe ini lumayan sih, bisa dipakai Ade dari berat 3 kg sampe 6 kg. Waktu 6,5 kg udah kekecilan.

Karena modelnya Diaper Cover (semacam All in two Clodi), insert nggak harus dimasukan ke ‘kantung’ dalam celana seperti clodi yang jenis One Size Pocket. tinggal dikancingin di bagian atas cover. Bisa tinggal ganti insert kalau Ade pipis, cover-nya masih bisa dipake. Daya tahannya juga lumayan bisa sampe sekitar 3 jam untuk BAK. Tapi kalau nggak rapat dipasangin di bagian paha, suka tembus ke cover luar.

2. Pempem (Motif Music, insert bamboo)

pempem

Performa Pempem ini lumayan oke. Padahal buatan lokal lho! (Bangga dengan produk indonesia). Bubun cukup puas. Modelnya One Size Pocket. Insertnya lembut dan bisa menampung pipis Ade lumayan lama karena terb. Sekitar 4 jam atau lebih. Bentuknya juga lumayan trim jadi bisa dipake sejak Ade usia kurang dari 1 bulan. Sayangnya, Cover-nya agak kaku. Kadang-kadang bagian penutupnya yang model Aplix (Velcro), kelewer-kelewer gitu ujungnya. Mungkin karena bahannya yang rada kaku ya.  Terus, karena insertnya bahannya lemes, kalau dimasukin ke ‘kantung’ dalam cover, suka mleyot alias nggak fit-in dengan cover itu. Kalau seperti itu, jadi takut bocor/tembus. Tapi sejauh ini jarang terjadi sih. Insert Bamboo-nya juga lama kering kalau dijemur. Dari segi tampilan keren. Soalnya warna hitam jadi cocok dipadankan dengan baju apapun.

3. Pempem (Motif Hutan, insert microfiber)

pempem1

Hampir sama dengan Pempem yang di atas, cuma bedanya insert-nya kalah lembut dengan yang Bamboo. Tapi jadinya lebih ‘fit-in’ dengan Cover. Tapi kalau dimasukin ke dalam cover, insert itu masih suka keluar di ujungnya sih. Karena insertnya dari microfiber, lebih cepat kering dari yang Bamboo tapi daya tahan penampungan pipis Ade kurang dibandingkan yang Bamboo tersebut.

4. Bumgenius

bumgenius

Clodi favorit Bubun. Soalnya cepet keringnya kalau dicuci dan daya serapnya bagus, sedikit di atas rumparooz (beberapa orang bilang Rumparooz lebih nyerap dari Bumgenius). Dipake sampai 5 jam juga nggak tembus dan kalau bayi BAK (buang air kecil), inner-nya nggak sebasah/lembab Rumprooz. Padahal secara material, inner dan insertnya lebih lembut rumparooz dan Bumgenius juga nggak punya inner gusset seperti halnya rumparooz. Selain itu, Cover  Bumgenius terbuat  dari bahan PUL yang agak kaku dan model snap-nya memiliki tiga setelan ukuran yang bisa diatur dari kancing-nya. Meskipun sekilas keliatan gede, tapi Bumbum mulai make Bumgenius (Ih! namanya miripp!😀 ) sejak usia 1 bulan, dengan berat badan 4 kg. Dari segi motif, Bumgenius yang buatan USA ini, tersedia dalam warna solid dan genius series dengan dua motif menarik. Jadi pilihannya nggak se’lucu’ merek lain. Tapi justru itu, Bubun senengnya yang polos-polos aja, nggak terlalu rame dengan motif.

Waktu membeli Bumgenius yang model Snap (pake kancing) dengan tiga setelan ukuran ini, Bubun dapat 1 cover, 1 insert pendek (yang lebih tipis) dan 1 insert panjang (yang lebih tebal). Memasukkan insert ke dalam cover lumayan mudah. Meskipun setelah dipakein ke Ade, kadang bagian belakang cover terlipat ke arah luar karena insert yang menyembul.

5. Rumparooz

rumparooz

Rumparooz merupakan merk clodi yang sering direkomendasikan para ibu di blog-blog. Outer dari cover yang waterproof, terbuat dari TPU (Thermoplastic Polyurethane) jadi nggak sekaku Pempem. Permukaan inner pada cover lembuuutt banget.  Satu Paket Rumparooz terdiri dari 1 cover (celana), 1 insert panjang (yang bisa dilipat) dan 1 insert pendek yang bisa digunakan untuk newborn atau tambahan insert jika bayi tergolong heavy wetter. Daya serapnya lumayan. Berdasarkan pengalaman Bubun, Rumparooz yang merupakan clodi buatan Australia ini bisa dipakai  sekitar 4 – 5 jam. Tapi setelah itu, inner cover jadi agak basah dan lembab.

Nilai lebih rumparooz dibandingkan clodi merek lain adalah adanya kantung penahan pup di bagian inner, yang disebut inner gusset (jahitan karet di pinggir paha) sehingga kalau bayi BAB (Buang Air Besar), tidak sampai meleber ke samping. Di samping itu, berbeda dengan clodi kebanyakan, rumparooz model Snap ini menggunakan kancing, memiliki empat setelan ukuran. Sehingga dapat digunakan dari usia newborn (Bubun baru nyadar ini setelah Ade udah sebulan lebih).

6. Euginebaby Minky

DSCN4711

Ini clodi buatan lokal yang diklaim premium sehingga harganya lebih mahal dari clodi lokal lainnya (tapi lebih murah dari clodi impor). Covernya dari bahan bulu (cenderung mirip dengan Blueberry minky — namanya aja sama-sama pake ‘minky’). Daya tahannya lumayan. Bisa sampai 5 jam. Bagian inner dari cover nggak selembut clodi impor tapi lebih lembut dari clodi lokal lain. Modelnya Snap dengan tiga pengaturan ukuran. Bagian paha ada semacam inner gusset juga untuk menahan BAB. Beli satu paket, Bubun dapat 1 cover, 1 insert yang panjang berbahan kaku dan agak kasar serta 1 insert pendek yang bahannya lebih lembut.

7. GG T-Dipe Hijau dan GG T-Dipe Biru

GG

Satu-satunya clodi yang Bubun beli dalam 2 warna. Soalnya baca-baca, banyak review bagus soal clodi lokal ini. Dan kemudian menyesal. Karena ternyata perform-nya mengecewakan😦. Ade sering banget tembus kalau pake ini. Apalagi kalau Clodi model snap ini nggak dikancingin dengan setelan paling kecil. Mungkin karena bagian paha nggak rapat, ada celahnya. Nah, masalahnya kalau pake setelan itu, paha Ade jadi merah karena karetnya. Yang bikin makin parah adalah kancing snap-nya diletakkin di bagian dalam perut dan ada karetnya pula. Jadinya, karet menekan perut Ade, dan lapisannya basah karena posisinya di bagian dalam clodi. Eh, gimana ya jelasinnya….? Selain itu, karena desain kancing di perut + karet bagian dalam, Bubun susah banget makein clodi ini ke Ade. Sampe jumpalitan ngancinginnya. Hiks.

Satu lagi, masukin insert ke dalam cover-nya… PR bangeeet! Susah! Ade udah keburu nangis, Bubun masuh berjuang masukin insert.😦

Mungkin GG model lain (bukan T-Dipe) lebih bagus kali ya?

8. Bluberry

blueberry

DSCN5117

Waktu mencari tahu tentang merk clodi yang paling recommended, Bubun nemuin banyak review bahwa clodi buatan USA ini selalu ada di urutan nomor satu. Penasaran, Bubun pun beli satu. Satu paket terdiri dari satu cover dan dua insert, satu insert panjang (jika dilipat jadi tebel) dan satu insert pendek. Modelnya Snap dengan tiga setelan ukuran.

Karena ukurannya yang agak besar, Ade baru bisa pake di usia 2 bulan 2 minggu. Namun hasilnya, sangatlah memuaskan. Seperti yang sudah disebut oleh para ibu yang merekomendasikan, Blueberry minky ini memiliki outer (celana luar) yang sangat lembut dari bahan seperti bulu (alias minky). Bagian dalam celana (inner) dan insertnya juga sama lembutnya sehingga meskipun terlihat tebal, clodi blueberry minky ini tidak terasa panas. Biasanya, Ade pake ini malam hari karena daya tahannya bisa sampai 6 jam, bahkan kalau hanya menggunakan insert pendek. Kelebihan lainnya adalah insert gampang banget dimasukkan karena lubang / ‘kantung’ tempat insert lumayan besar. Selain itu, blueberry minky juga tersedia dalam beragam motif, yang lucu-lucu.

Yang moo-moo kow hadiah dari Little Hannah Shop ini belum dicobain:

BCWOyKkCcAEemBp.jpg large

Biar awet, clodi-clodi (juga semua baju, selimut, washlap, boneka) punya Ade dicuci pake detergent ini:

Picture’s taken from http://www.bilna.com

dan ini:

Picture’s taken from http://www.bilna.com

Pernah nyobain yang ini sekali:

Picture’s taken from http://www.babibu-babyshop.com

Tapi kurang cocok. Jadi balik lagi ke Cycles Detergent yang bubuk.

Kalau RLR Laundy Treatment ini:

Picture’s taken from http://www.shakymommy.blogspot.com

Belum pernah dipake karena belum sempat stripping. Clodi Ade juga kayaknya masih bagus daya serapnya. Mungkin nanti ya…

Ngomong-ngomong, itu di atas banyak kata-kata asing ya De…? Hihi. Dulu sih, Bubun bingung. Tapi setelah 148762 kali googling, akhirnya Bubun ngerti deh. Salah satu contekan istilah-istilah clodi itu bisa diintip di sini. Lebih jauh tentang Clodi ada di sana.


5 Comments on “Clodinya Ade Bumbum”

  1. Andika Widya says:

    wow banyak yaa clodi bumbum ^^ enihoo devdan juga punya yang item itu #toss, lucuk banget motifnya hehehe…

  2. […] pemakaian pospak dan menggantinya dengan clodi. Udah modal 9 clodi pun… (sekarang malah udah punya 10) Apa daya, TPA tempat Bumbum sekolah tiap senin-Jum’at jam 07.30 sampai 17.00, mengharuskan […]

  3. clodi murah says:

    clodi impor y mahal ya ….:(


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s