Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Terpaksa MPASI Dini

Gara-gara Berat Badan yang terus menurun dan menyebabkan grafik pertumbuhan Ade nggak gitu bagus dan diperparah dengan penemuan Keton dalam urin Ade, akhirnya hari Minggu 10 Maret 2013 lalu atau H-11 dari usia 6 bulan, Ade mulai makan. Keputusan berat yang diambil setelah bolak-balik galau nggak tentu arah selama lebih dari 2 minggu setelah dr.Tiwi menyarankan untuk MPASI lebih awal. Itu juga didukung oleh dr. Fitra dkk dari @tipsmenyusui. Untunglah peralatan MPASI Ade sudah lengkap dan Bubun juga udah ikutan kelas MPASI-nya AIMI.

Sebenernya, jadwal MPASI Ade, Bubun susun dari hari Sabtu. Tapi karena masih bingung dengan jenis makanan pertama apa yang bakal dikasih ke Ade, jadi gagal deh. Oh iya, ada beberapa mahzab tentang jenis makanan pertama yang sebaiknya diberikan kepada bayi:
1. Cerelia
Menurut @ID_AyahASI, pilihan cerelia sebagai jenis MPASI pertama adalah karena bubur beras diperkaya zat besi, tinggi kalori, rendah alergen, sangat mudah dicerna dan paling mudah diubah konsistensinya (kepadatannya). Oleh dr. Tiwi, Ade juga disarankan makan beras putih dulu sebagai jenis makanan pertama, baru kemudian dikenalkan dengan buah. Kenapa? Karena rendah alergen itu alias jarang bikin alergi. Buah juga bisa sih, tapi waktu ke dr. Tiwi itu Ade lagi batuk parah, jadinya dikhawatirkan makan buah bikin makin batuk. Nah, sayuran, apalagi yang berwarna hijau, diminta untuk ditunda dulu pemberiannya karena masih sulit dicerna oleh bayi. Bubun pikir bagusan beras merah daripada putih. Tapi ternyata menurut dr. Tiwi, beras merah terkadang membuat bayi sembelit, hal yang mana Bubun takutin banget.

2. Buah-buahan
Ibu-ibu yang menganut aliran buah-buahan umumnya mengacu pada saran Wied Harry Apriadji yang menyebut bahwa buah adalah jenis makanan yang paling mudah dicerna ginjal dan alat pencernaan. Menurut mahzab ini, cerelia mengandung karbohidrat kompleks yang ‘berat’ untuk pencernaan bayi.

3. Sayuran
Selain itu, ada juga yang lebih memilih sayur-sayuran sebagai makanan pertama. Alasannya, jika buah dikenalkan lebih dulu bisa membuat bayi jadi nggak mau makan sayuran yang nggak semanis buah nantinya. Ujung-ujungnya bisa jadi picky eater.

Setelah mendalami ketiga aliran tersebut di atas dan membaca ini, akhirnya Bubun memilih….

Picture’s taken from http://www.griyabuah.blogspot.com

….. Alpukat sebagai makanan pertama Ade Bumbum. Meskipun rada deg-degan juga sih kalau inget riwayat alergi Ade.

Hari minggu pagi, Bubun niatin beli alpukat mentega yang katanya lebih gurih dan lebih enak dibanding alpukat lainnya. Tapi, di pasar deket rumah nggak ada. Jadi, harus ke supermarket deh.
Seperti biasa, kalau mau ke mana-mana bertiga (Ayah, Bubun dan Ade) pasti persiapannya rempong ya. Alhasil baru bisa berangkat siang. Belanjanya di Farmer’s market deket kantor Ayah soalnya kita nggak perlu bayar parkir. Hihi.

image

Dipilih… dipilih alpukat menteganya….

image_2

image_4

OOT nih, itu kenapa Bubun tiap difoto selalu lagi pake Nursing Apron ya? Hits berattt…

Selain alpukat mentega, Bubun juga beli Butternut Pumpkin/Squash, Kabocha, Melon, Apel Red Delicious, Pear Xiang Lie, Beras merah campur putih dan Oat/Havermut yang quick cooking (bukan yang instant ya). Nyari Flaxseed nggak ada. Nggak apalah. Toh masih 2 bulan lagi sebelum Ade dikasih si biji rami itu.

Oh iya, selain dari tabel pengenalan makanan yang Bubun download dari blog Mommy Ganesh kemaren, Bubun juga mengacu pada Food Chart-nya Wholesomebabyfood sebagai panduan jenis makanan yang akan dikasih ke Ade:

Baby Food Chart

Selesai belanjanya sore. Jadi, makannya menjelang maghrib deh.😀


5 Comments on “Terpaksa MPASI Dini”

  1. […] tahun lagi menuju table food alias makan kayak Ayah Bubun. Seperti yang dibahas sebelumnya, Ade udah makan MPASI sejak usia 6 bulan kurang 10 hari. Jadi, di usia ini, tidak ada perayaan […]

  2. […] ngasih sufor kepada Bumi yang ketika itu baru berusia 11 bulan pas. Jadi ingat, dulu Bumi juga MPASI pada usia 5 bulan 20 hari karena si keton itu. Jadi, mungkin nggak tergolong dalam sarjana ASI alias S-1. Tadinya mikir, […]

  3. […] menunda-nunda dan mengakibatkan berat badan Bumi turun, akhirnya Bumi mpasi lebih awal pada usia 5 bulan 20 hari. Sempet kepikiran untuk menunda sampai genap 6 bulan. Tapi terus, hasil […]

  4. […] Seperti yang Bubun ceritain sebelumnya di sana, Langit diminta segera diberi MPASI karena berat badan yang stagnan dari usia 4 ke 5 bulan. Bumi dan Langit sama-sama harus MPASI dini ternyata. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s