Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Aqiqah-nya Bumisagara

Dalam agama islam, jika mampu, orang tua di sunnahkan untuk melakukan aqiqah untuk bayinya begitu menginjak usia 7 hari. Tapi Ayah dan Bubun tak sanggup. Cuma berdua aja waktu itu di rumah. Masih kelimpungan ngurus Ade yang masih merah. Boro-boro nyiapin keperluan aqiqah. Baru bisa waktu Ade berusia 3 bulan. Sebelumnya ngudang Opu dan Ibu-nya Ayah supaya bisa datang ke Jakarta dan menghadiri acara tersebut. Mama dan Papa-nya Bubun berhalangan hadir. Kalau Mama-nya Bubun sempat nengokin Ade sejak berusia 3 sampai 7 hari. Sedangkan Papa-nya Bubun belum pernah lihat Ade secara langsung. Baru melalui foto, video dan skype😀

Dari awal, Ayah dan Bubun sudah berniat untuk melakukan acara Aqiqah yang sederhana namun sesuai syariat. Dengan begitu, Ayah dan Bubun terpaksa menolak permintaan Mama dan Papa-nya Bubun agar aqiqah-nya Ade dilaksanakan di kendari. Di sana, perayaan aqiqah tergolong cukup mewah (dalam pandangan Bubun) yang mengundang ratusan orang lengkap dengan segala urusan dekorasi, hiburan, jamuan makan meriah, dan lain-lain. Menurut Bubun, syukuran aqiqahan Ade baiknya berupa pengajian dengan ritual gunting rambut di akhir acara.

Karena itu, persiapan acaranya juga simpel nggak pake repot. Bubun mesen paket Aqiqah di Aqiqah Saung Domba. Bubun lebih memilih domba daripada kambing, karena daging domba diklaim lebih bergizi dan lebih empuk/enak. Meskipun acara syukurannya sederhana, urusan pemilihan jenis domba-nya, Bubun berusaha semaksimal mungkin. Meskipun sedikit lebih mahal dari harga pasaran, Bubun rasa Aqiqah Saung Domba ini terjamin dalam hal kualitas.

Aqiqah Bumisagara Tristan Alwi 01

Hasilnya? Sangat memuaskan. Domba dipotong hari Sabtu sore, dimasak hari minggu dan diantarkan ke rumah tepat waktu sesuai dengan permintaan dalam keadaan masih panas dan sudah dikemas dalam plastik-plastik seperti ini:

DSCN5509

DSCN5503

Bersama dengan daging domba yang sudah diolah, Bubun juga menerima ini dari Aqiqah Saung Domba:

DSCN5497

 

 

Dalam CD itu ada dokumentasi berupa foto-foto sebelum dan sesudah penyembelihan domba-nya. Bubun nggak tega lihatnya de… Duh,  sedih. Gara-gara nggak tega lihat hewan disembelih, Bubun pernah beberapa tahun menjadi pollo-pesco vegetarian lho. Dan berakhir setelah Bubun hamil Ade. Soalnya butuh nutrisi berupa protein yang memadai. Apalagi setelah menyusi sekarang. Karena Ade didiagnosa alergi, Bubun diet ketat terhadap banyaaakk banget jenis makanan. Kalau nggak makan daging, nggak ada asupan protein dong dari ASI-nya Bubun untuk Ade. *Curcol*

Anyway, ini nih foto domba yang disembelih dalam rangka aqiqah Ade:

Aqiqah Bumisagara Tristan Alwi 06

Huhu.. Maaf ya Domba. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya😦

Untuk catering-nya, Bubun mesen nasi kotak di Bu Gito, yang lokasinya nggak terlalu dari rumah. Jadi, makanannya bisa fresh datangnya. Bubun nggak sempat ngelihat penampakkan si nasi kotak, karena begitu nyampe rumah langsung di-handle sama ART dan dikemas dalam plastik-plastik. Selain itu, Bubun juga mesen kue tampah dari Monami di deket rumah. Kue tampah ini kue kecil-kecil disusun cantik di sebuah tampah. Kurang lebih penampakkan setelah diserbu seperti ini:

Pic’s taken from http://pitsfam.blogspot.com

 

Lalu, Ayah bikin undangan sederhana, desain dan cetak sendiri (kata-katanya disusunin sama Bubun tapinya yaaa…), ditujukan kepada ibu-ibu pengajian dan anak-anak yatim yang tinggal di sekitar lingkungan rumah.

DSCN5483

Teman-teman Ayah dan Bubun nggak diundang secara khusus. Hanya secara lisan saja. Soalnya acaranya kan sederhana banget. Ibu pengajian dan anak yatim pake undangan, soalnya nggak begitu kenal kitanya. Hiks. Abis kan lingkungan dan jadwal kerja Ayah Bubun nya nggak memungkinkan untuk sosialisasi.. (alasan yang nggak valid ya..? hiks!)

Tamu aqiqah

Acaranya sendiri sangat singkat. Paling sekitar 30 – 60 menit. Tamu-tamu datang (membludak, melebihi jumlah undangan😀 ), Ayah kasih sambutan. Ngaji-ngaji, berzanji, gunting rambut Ade, makan-makan kue, penutup, bagi-bagi nasi kotak dan domba yang udah dimasak sdi atas. Udah deh. Selama acara, Ade yang lagi nggak enak badan seperti kurang nyaman. Kesian.😦

DSCN5539

Tante Ade, Ayah, Ony Nita, Bumbum dan Bubun

  DSCN5560

Potongan pertama diberikan oleh Datok (Opu-nya Ayah)

DSCN5568

  Ibu-ibu pengajian ngasih usapan sambil memberikan doa

Bubun sempet khawatir, Ade kan lagi sumeng gitu badannya habis imunisasi DPT(1)/HIB(1)/Polio beberapa hari sebelumnya. Waktu aqiqah kan kepalanya diusap-usap pake air dingin sama banyak orang. Takutnya makin nggak nyaman. Mana hujan lagi waktu itu. ALhasil, begitu tamu pulang, Ade langsung Bubun mandiin air hangat

DSCN5594


5 Comments on “Aqiqah-nya Bumisagara”

  1. […] lahir sampai usia 4 bulan, Ade belum pernah dicukur. Paling waktu aqiqah dulu, digunting ujung-ujung rambutnya. Meskipun ditakut-takutin sama Ony Nita, kalau ade bakal […]

  2. rina says:

    Halo bubun,bun aku mau tanya itu nama bumisagara artinya apa yaa

  3. […] satu agenda penting dalam liburan kali ini. Seperti yang sudah pernah Bubun ceritain sebelumnya, Bumi di-aqiqah ketika berusia 3 bulan. Karena acara sederhana, hanya berupa pengajian dan bagi-bagi makanan ke […]

  4. […] dua kali. Oma dan Opa nganggepnya aqiqah pertama yang Ayah Bubun selenggarakan di Jakarta sewaktu Bumi berusia 3 bulan itu kurang […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s