Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Ada Bumisagara di Tabloid Nova!

Gara-gara heboh kisah pemadaman listrik kemarin itu, banyak pihak bersimpati pada Bubun dan Bumbum. Banyak support yang masuk lewat twitter memberi semangat untuk terus memberi ASI.

support1

support2

Tidak hanya itu, sehari setelah kejadian itu, Bubun dan Mamanya Sakha ditelpon oleh wartawan sebuah portal berita online untuk wawancara. Kurang lebih 45 menit Bubun diwawancara oleh wartawan yang bersangkutan. Tapi sampai sekarang Bubun belum lihat artikelnya di situs tersebut. Eh, apa dimuatnya di edisi cetak portal berita itu ya? Entahlah. Bubun nggak banyak nanya juga si ke mas wartawannya.

Beberapa hari setelah itu, Bubun pun diminta oleh @ID_AyahASI untuk cerita kisah tersebut. Bubun ceritain lah lewat twitter :

tweet5

tweet4

tweet3

tweet2

tweet1-2

Serangkaian tweet itu kemudian diretweet dan masuk dalam list favorite akun ayah-ayah peduli ASI itu.

Ayahasi

Setelah itu, bertubi-tubi muncul mention dari Ibu-ibu dan Ayah ASI yang juga bersimpati dan memberi dukungan moral (ciee… berasa lagi dalam situasi depresi aja nih. Eh ya tapi… rada trauma sih).

Di antara mentions tersebut, ada salah satu wartawati Tabloid Nova yang menghubungi untuk wawancara. Singkat kata, Bubun diwawancara. Katanya untuk edisi minggu depan. Tapi kali ini cuma sebentar saja.

Bubun pikir, paling muncul sekilas gitu satu dua paragraf. Eh, tahunya…

Hari senin pagi-pagi kemarin, Bubun mendapat mention yang ngabarin kalau ada Bubun dan @ID_AyahASI diulas di Tabloid Nova. Menjelang siang, Bubun juga mendapat BBM dari teman yang mengabarkan hal serupa. Ternyata, kisah tentang upaya penyematakan ASIP kemarin itu, dibuat satu artikel.

734148_4888614187473_1965534438_n

Ayah akhirnya membeli Tabloid Nova, memotret artikel tersebut dan mengunggah-nya ke Facebook. Ramailah komen yang bermunculan. Malam-malam, Tante Nina BBM, nunjukkin artikel itu (telaaatt yaah.. hihi). Katanya tante emang beli Tabloid Nova tiap minggu, jadi surprise begitu lihat artikel itu. Dulu sih, waktu Bubun masih berdomisili di Kendari (berarti sampai SMP), mamanya Bubun alias Neneknya Bumbum langganan tabloid Nova. Jadi, emang bisa dibilang Tabloid Nova itu selalu ada di rumah Nenek.

Meskipun dalam artikel itu, ada beberapa detail yang salah (mungkin karena Bubun ceritainnya kurang jelas waktu wawancara) seperti bahwa alamat kita ditulisnya ‘Kramat Sentiong’ (padahal itu kan alamat mamanya Sakha yang baik hati mau meminjamkan freezernya untuk ASIP Bumbum :D) tapi seneng juga sih. Paling nggak, pengalaman kemarin itu tercatat dan bisa dikenang pada kali lain, mudah-mudahan sembari tersenyum simpul.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s