Bumi grows so fast!

and so does Langit…

USG 4 D – 32 Weeks

Sebenarnya, sebagai penganut paham Gentlebirth garis keras, Bubun nggak gitu pengen sering-sering USG. Tadinya sih inginnya selama 9 bulan, cuma 3 kali USG aja untuk memastikan kesehatan dan perkembangan Ade. Tapi  nggak begitu halnya dengan Ayah. Sebisa mungkin tiap kali kontrol harus USG. Katanya sih kangen terus pengen liat Ade. Kalau Bubun katanya enak, bisa bareng-bareng ngerasain Ade tiap saat. Sementara Ayah kan paling kalau lagi bareng Bubun bisa ikut ngerasain gerakan Ade. Mengenai pandangan bahwa USG bisa berbahaya buat janin, Ayah yakin itu nggak bakal terjadi. Kenapa begitu..? Soalnya saat ini kan Ayah lagi nyusun thesis yang berkaitan dengan alat USG (meskipun untuk penggunaan di bidang eksplorasi migas alias non medis) dan Ayah udah nemu banyak referensi dan ngobrol dengan beberapa pakar yang memastikan USG ini aman digunakan untuk deteksi janin. Beruntunglah, dapat Obgyn macam dr. Yusfa yang dikasih gratis USG 4D di hampir tiap konsul. Jadinya rasa kangen Ayah bisa terus tersalurkan. Untuk yang satu ini, Bubun milih untuk kompromi aja dengan Ayah🙂

Menginjak usia kehamilan 30 mingguan, setelah ke dr.Yusfa dan nggak bisa ngeliat wajah Ade lebih jelas dari waktu USG 24 minggu sebelumnya, Ayah cerita ke Bubun soal foto-foto USG teman-temannya yang jelas banget keliatan wajah si bayi. Bubun jelasin kalau USG 4D emang lagi trend banget bagi para orang tua yang penasaran sama wajah anaknya. Sekali waktu, Bubun ketemu temen Ayah yang juga hamil tua. Dia cerita kalau temennya baru saja USG 4D di RS Duren Tiga sama dr.Chandra Asmuni. Hasilnya sampai beratus-ratus foto dan rekaman videonya 1 jam lebih! Dan katanya sih, biaya USG-nya murah. Udah gitu, print foto-nya cuma sekitar Rp.7000 per lembar (kalau Bubun nggak salah ingat ya..)

Begitu diceritain ke Ayah, langsung deh Ayah excited banget dan minta Bubun nyari tahu soal 4D. Sempat mau ke dokter Chandra juga, cuma setelah ditimbang-timbang dan browsing-browsing, Bubun nemu rekomendasi beberapa obgyn yang ‘ahli’ USG 4D, di antaranya:

1. dr. Bambang Karsono di RIA YPK Mandiri atau Klinik Prof Moegni Menteng

Banyak banget rekomendasinya. Sayangnya, kalau mau konsul ke beliau harus booking dulu sebulan sebelumnya saking banyaknya pasien yang ngantri -_____- (telat banget tahunya… hiks)

2. dr. Dario Turk di RS Medistra atau praktek di Klinik Oskar di rumahnya Jl. M. Yamin Menteng Menteng

3. dr Irvan Adenin di RSIA Tambak

4. dr. Bob Ichsan Masri di Harmoni Obginozone Health Center, Belakang Menara Bank UOB  (Paling murah, cuma Rp. 250 ribuan. Tapi, katanya sih ngantrinya minimal 5 jam itu kalau datangnya pagi banget dan tempatnya agak kurang nyaman)

Dari list di atas, yang paling memungkinkan ya sama dokter Irvan. Soalnya deket juga sih dari rumah. Ya sudah, hari Minggu tanggal 29 Juli 2012 lalu, Bubun dan Ayah ke RSIA Tambak. Bookingnya hari Rabu atau Kamis sebelumnya. Milih hari minggu karena hari itu, si dokter cuma nerima 3 pasien. Satu pasien dapat jatah 1 jam. Tadinya mau sekalian Detail Scan, yang katanya bisa liat organ-organ tubuh bayi dan deteksi dini lebih mendalam. Cuma katanya sih udah terlambat karena bayinya udah gede. Kalau nggak salah ingat,  kalau mau detail scan umur kandungan maksimal 28 minggu.

Bubun dan Ayah jadi pasien nomor urut pertama dengan jadwal jam 11 siang. Kami nyampe RSIA Tambak 5 menit sebelum jam 11. Nimbang berat badan dan tensi dulu sebelum naik ke atas ke ruang tunggu khusus di dokter. Susternya ramah-ramah dan wawancara detail. Rasanya lebih ramah dari RSIA YPK Mandiri. Padahal di YPK aja udah ramah banget. Daann.. ada kejutan menyenangkan: Berat badan Bubun turun sekilo selama 2 minggu itu!! dan lebih takjubnya.. Berat badan Ade naik 300 gram! Horeee! *Nari hula-hula* ^^

Ruang tunggu dr. Irvan cukup nyaman meskipun rada panas (nggak ngerti kenapa, kayaknya AC-nya nggak jalan deh). Ada TV plasmanya juga. Sayangnya si dokter datang telat 30 menit. Udah gitu, ada masalah dengan alat USG 4D-nya jadi harus dibenerin sama teknisi dulu. Alhasil, Bubun dan Ayah baru masuk ke ruang periksa setelah jam 12 siang lewat 5 menit.

Ruang periksanya terlihat lux dengan panel-panel kayu. Ukurannya juga luas. Selain itu, dokternya ramah dan periksanya telaten, nggak buru-buru. Mungkin karena jumlah pasien udah dibatasi ya… Oh iya, sebelumnya, dokter juga jelasin bahwa selalu ada kemungkinan USG 4D nggak berhasil nunjukin wajah bayinya karena semuanya bergantung posisi si bayi. Untungnya, Bubun dan Ayah udah ‘bujuk-bujuk’ Ade buat nunjukkin wajah gantengnya dari beberapa hari sebelumnya. Jadi, nggak butuh waktu lama, wajah Ade bisa terlihat jelas.

Tapi kali ini, Ayah nggak terlalu banyak ngerekam pake kamera seperti yang biasa dilakuin kalau sama dr. Yusfa. Antara nggak enak (padahal udah dibolehin sama suster waktu lagi prepare alat-alat) dan pengen konsentrasi ngeliat jelas organ-organ tubuh Ade di layar plasma. Keputusan yang salah, karena ternyata rekaman videonya bentar banget cuma beberapa menit. Jauh dari harapan Ayah. Mana lama waktu periksa juga cuma sekitar 20 menitan. Tapi ya emang udah nggak ada lagi sih yang bisa dilihat. Hihi. Demi penghematan, Ayah dan Bubun juga minta agar fotonya nggak usah diprint. Soalnya bisa cetak sendiri😀

Total konsultasi sekitar 30 – 40 menit. Setelah USG 4D, Ayah nanya-nanya tentang lilitan tali pusar, yang alhamdulillah nggak kejadian sama Ade. Dokternya jelasin panjang lebar, sampai ditunjukin materi presentasi penelitian beliau di PC-nya. Bubun nyesel nggak siapin bahan pertanyaan dulu. Kan banyak insight terkait prosedur dan intervensi medis yang Bubun ingin gali dari para obgyn. Buat referensi dan perbandingan aja. Hati dan jiwa Bubun sih udah mentok sama filosofi gentlebirth😀


2 Comments on “USG 4 D – 32 Weeks”

  1. […] USG 4D dengan dr. Irvan Adenin di minggu ke-32 sebelumnya, Ayah ngerasa belum puas juga dengan hasil video dan foto Ade. Pengennya yang lebih jelas. Apalagi […]

  2. […] Minggu ke-28 sengaja dipilih karena berbagai rekomendasi. Termasuk sewaktu USG 4D Bumi dulu dengan dr. Irvan Adenin dan dr. Yusfa. Waktu itu, Ayah dan Bubun diberitahu bahwa usia 28-30 minggu adalah usia yang tepat […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s