Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Two or three… well, six things between…

Memasuki usia kehamilan trimester kedua, Bubun rutin didatangin ‘tamu’ yang cukup menganggu tiap malam di tengah tidur. Apakah itu…? Tak lain adalah kram di betis. Durasinya sekitar 1 – 5 menit. Sebentar memang. Tapi efeknya bisa sampai 2 hari sesudahnya. Pada satu titik, Bubun pernah sakit betis beberapa minggu lamanya karena belum sembuh dari kram yang mendera sebelumnya, udah kena lagi yang baru. Hihi.

Tadinya, Bubun nggak tahu kalau itu berkaitan dengan kehamilan Ade ini. Karena jauh sebelumnya, sesekali dalam beberapa bulan, Bubun kena serangan kram itu setiap dini hari. Cuma memang frekuensinya jadi bertambah sejak hamil. Ternyata kram kaki pada ibu hamil itu adalah hal yang wajar. Salah satu penyebabnya adalah kekurangan mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Bubun curiga kekurangan mineral ini yang jadi penyebab kram di Bubun, pasalnya Bubun jarang-jarang minum kalsium tablet yang dikasih dokter. Bukan apa-apa sih, Bubun lebih percaya pada sumber alaminya; yaitu dari makanan. Jadi, agak malas-malasan minum suplemen kalsium dan vitamin dari dr. Yusfa. Kalau nggak karena Ayah yang meminta sih, Bubun pengennya Ade dapat asupan gizinya dari makanan aja. Tapi, sejak rajin minum suplemen kalsium dari dr. Yusfa dan coba ikutin saran-saran pencegahan dan penanganannya dari berbagai sumber, emang sih keluhan kram kaki itu lumayan berkurang. Meskipun sesekali datang juga.

Selain kram itu, ada beberapa hal unik, atau bisa dibilang suka duka selama kehamilan Bubun ini, yaitu:

1. Emosi naik-turun

Pada dasarnya, Bubun itu orang yang mudah terenyuh hatinya. Gampang banget nangis. Tapi gampang juga bahagia luar binasa. Nonton TV atau Film ada yang sedih dikit, mewek… Liat orang di jalan, ingat kesusahan orang, berebes mili… cerita pengalaman sedih, tersedu-sedu. Sebaliknya kalau lagi hepi.. beuh! senyum- senyum, ketawa-ketawa tanpa henti. Agak bipolar gitu deh…

Nah sejak hamil, kondisi emosi Bubun mencapai titik ekstrimnya. Nih air mata suka menetes begitu saja. Kadang-kadang untuk hal sepele. Malah pernah juga tanpa ada alasan yang jelas. Kayak yang digambarin di ilustrasi di bawah ini:

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

Yang suka disalahin atas drama ibu-ibu hamil ini, tentu saja hormon. Nggak lagi menstruasi, nggak lagi hamil, hormon seringkali menjadi kambing hitam dan pembenaran atas kondisi mental perempuan yang kurang stabil. Yaa… karena ngalamin sendiri, mau-nggak mau Bubun setuju dengan klaim itu. Waktu itu pernah, Bubun nangis lebay karena menyadari telah bertindak kekanak-kanakan, yaitu membanding-bandingkan si Mbak Siti dan Si Jezzi dalam beberapa hal. Yah, kalau Mbak Siti dan Jezzi itu manusia, mungkin nggak berlebihan kalau Bubun merasa berdosa dan hina telah berhati jahat. Masalahnya, Mbak Siti itu nama mobil Ayah sedangkan Jezzi itu mobilnya tante Nita. -____-

Ada juga cerita temen Bubun yang sewaktu hamil pernah nangis bombay hanya karena…. Stok merica alias lada bubuk di dapurnya kosong. Err…. ^^

2. Perubahan bentuk tubuh dan berat badan

Ketika pertama kali tahu hamil, Bubun sebenarnya lagi dalam program diet. Bukan karena Bubun merasa terlalu buncit.. Ya… itu juga sih. Oke, itu alasan terbesar. Tapi selain itu juga karena dr. Dewi menduga kacaunya siklus menstruasi Bubun di bulan September tahun lalu adalah karena kenaikan berat badan yang signifikan, yaitu 8 kilo dalam 9 bulan. Jadi.. Bubun merasa harus menjaga berat badan di kisaran tertentu.

Nah, begitu tahu lagi hamil, Bubun langsung nimbang Berat Badan (BB). Alamiah sih, mungkin jauh di lubuk hati yang terdalam, Bubun sudah tahu bahwa dalam waktu beberapa bulan ini Bubun akan mengalami kenaikan BB signifikan. Bahkan melebihi kenaikan selama tahun 2010 lalu.

Sesuai dengan info-info yang beredar, kenaikan BB selama hamil itu umumnya berkisar antara 12 – 15 kg. Itu normalnya. Awalnya Bubun yakin bahwa kenaikan BB Bubun akan berkisar di angka itu. Soalnya dari SMP sampai di tahun kedua di bangku kuliah, berat badan Bubun jauh dari normal. Nggak proporsional lah dibandingkan tinggi badan. Bahkan sampai Bubun digosipkan make narkoba.😦 Berbagai upaya sudah Bubun lakukan, tapi berat badan Bubun tetap jauh dari normal. Bertahun-tahun sesudahnya, barulah ketahuan bahwa sebenarnya dari kecil Bubun sudah terpapar penyakit TBC, tapi virus tersebut masih dormant sampai Bubun menginjak usia 24 tahun dan positif TBC kelenjar (yang untungnya tidak menular). Menurut dokter paru, itulah yang menyebabkan Bubun bertubuh sangat kurus bertahun-tahun. Walaupun sepanjang itu, sebenarnya Bubun sehat-sehat wal afiat. Cuma susah naik berat badan saja.

Prediksi Bubun tentang kenaikan BB selama hamil itu sayangnya meleset. Iya sih, Bubun naik 15 kg. Tapi…. itu dihitung dari mulai hamil sampai menginjak usia 31 minggu. Artinya, masih ada 7 – 9 minggu lagi sebelum Ade lahir. Dalam kurun waktu mendekati lahiran tersebut, umumnya BB ibu hamil akan meningkat pesat. Lebih dari bulan-bulan sebelumnya. Jadi, bisa ditebaklah Bubun akan bertemu Ade dengan berat badan berapa.. ^^

Karena perubahan BB yang signifikan selama 7 bulan ini, Bubun mengalami beberapa hambatan secara fisik. Seperti stretchmarks (yaa! akhirnya dia nongol juga… di mana-mana!!! dari paha, bokong sampe betis. Cuma perut aja yang belum terjamah) sesak napas, keringat berlebihan, susah berdiri (dari posisi duduk/jongkok) dan karenanya butuh perjuangan ekstra untuk shalat. Alhamdulillah, sejauh ini Bubun selalu mengupayakan shalat tetap dengan berdiri alih-alih menggunakan keringanan yang diberikan Tuhan bagi yang kurang mampu secara fisik. Meskipun kalau tiap kali sujud, kaki Bubun terpaksa ngangkang sempurna ^^. Selain untuk menjaga vitalitas tubuh (hitung-hitung olahraga), Bubun berharap gerakan shalat tersebut menjaga Ade dalam posisi sempurna Ade selama ini. Insya Allah ya De…

Selain itu, sejak usia kandungan 28 minggu, Bubun sudah tidak bisa menjangkau bagian tubuh tertentu. Yaitu jari kaki. Persis seminggu setelah temen Bubun nanya: “Masih bisa gunting kuku kaki?” yang membuat Bubun bingung, akhirnya Bubun harus meminta bantuan Ayah untuk menggunting kuku kaki Bubun. Wah, apa Ayah kita suruh belajar teknik pedicure – manicure yaa? ^^!

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

3. Makan berlebihan

Kalau yang ini sih, harus diakui bukan hal baru bagi Bubun. Semua orang terdekat Bubun juga udah paham benar soal ini. Bubun makannya buanyaaakk. Banget. Nget. Nget.

Tapi tetep, nggak sebanyak Ayah yaaa… catet!

Selama hamil, hasrat makan itu harus agak ditekan mengingat dr. Yusfa nyaranin untuk mengurangi makan, khususnya asupan karbohidrat dan gula sejak Bubun didiagnosa overweight. Masalahnya, hampir semua makanan itu mengandung dua jenis zat itu kan? Kecuali buah dan sayur mungkin. Dua-duanya sih Bubun doyan. Syukurnya. Tapi tiap makan Buah atau sayur doang, Bubun nggak pernah kenyang. Pengen makan sama apaaa gitu, harus ada temennya.

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

4. Kepercayaan diri menurun

Karena kenaikan BB dan bentuk tubuh tersebut, Bubun seringnya merasa minder.

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

Sama yang nggak hamil aja suka ngerasa minder. Apalagi kalau liat Ibu-ibu yang semasa hamilnya tetap langsing, cantik, terawat… Nggak usahlah jauh-jauh ke Jessica Alba atau Miranda Kerr atau Megan Fox:

Picture’s taken from http://www.thecelebrityblog.com

Picture’s taken from http://www.bb-fashions.com

Picture’s taken from www-hollywoodlife-com.vimg.net

Di Indonesia juga banyak kok Ibu-ibu yang luar biasa cantik dan langsing selama hamil. Seperti Blogger termashyur Tante Nita dan Tante Gemma itu lho De. Ngelihat foto maternity-nya, Bubun selalu takjub dan balik lagi… minder alias nggak PD.

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

5. Doyan tidur tapi suka terbangun tengah malam

Kalau doyan tidur dan dikit-dikit ngantuk itu mungkin dipicu karena (Sekali lagi) kenaikan BB yang signifikan. Tapi kalau perkara bangun tiba-tiba tengah malam itu… Bubun nggak tahu kenapa. Seringnya sambil keringetan karena udah sebulan lebih ini, Bubun dan Ayah udah nggak pake AC lagi di kamar tidur. Biar lebih sehat sih, harapannya Padahal belum ada dana buat pasang AC tambahan. Eh, kata temen Bubun.. mitos-mitos atau kepercayaan orang dulu sih, waktu-waktu Ibu hamil terbangun tengah malam itu sebenarnya pertanda bahwa nantinya ketika awal-awal baru lahir, anak yang sekarang dalam kandungan itu, akan sering terbangun di jam-jam yang sama. Ibu hamil semacam ‘dilatih’ agar nantinya terbiasa gitu.. ^^!

6. Banyak orang asing yang negur di tempat umum

Ternyata, ibu hamil itu mengundang orang asing untuk menyapa dan bertanya. Entah beneran pengen nanya atau mereka emang seneng aja menyapa dan bertegur sapa dengan Ibu yang tengah mengandung. Dikit-dikit, ada yang nanya: “Udah berapa bulan?” Biasanya ibu-ibu juga. Tapi nggak lama-lama kok ngajak ngobrolnya. Paling dikomentarin “Udah besar ya.” atau “Nggak keliatan ya.” Atau disambung dengan pertanyaan kedua: “Udah tahu anaknya cowok atau cewek?” Udah. Paling banter kalau ngobrolnya lamaan dikit, Bubun suka ditanyain mual nggak selama hamil atau kakinya udah bengkak apa belum.

Kalau Bubun sih seneng-seneng aja ya ditanyain orang. Soalnya emang kehamilan Ade itu secara keseluruhan bikin bahagia banget sampai ke tulang-belulang… Asalkan, orang asing tersebut nggak komentar “Kok udah besar banget?” sambil melotot takjub memandang perut Bubun. Ih! kan jadi minder bok!!

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

Picture’s taken from http://www.baby-gaga.com

Pada akhirnya Bubun bisa bilang kalau hal-hal atau perubahan-perubahan di atas, nggak mengurangi kebahagiaan Bubun mengandung Ade. Bentar lagi kita ketemu ya De… Masa-masa seru ini akan segera berakhir. Lebih baik dinikmati ya sekarang… Walaupun tentunya kehadiran Ade nanti akan melipatgandakan rasa bahagia ini. I bet you will, my love.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s