Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Aadee… Main Yuk!

Kapan hari itu, Bubun terbangun menjelang tengah malam karena lapar. Yup! selera makan Bubun sudah balik kembali, bahkan kalau mau dibilang, agak lebih banyak dari normalnya. Ayah masih belum tidur karena ada urusan yang harus dibereskan. Untungnya (atau sayangnya?) sisa makan malam masih banyak. Jadi Bubun (dan Ade) nggak perlu lama menahan lapar lebih lama.

Setelah makan, seperti biasa Ayah minta Bubun deket-deket buat dipeluk-peluk dan dicium-cium sambil dikelonin biar Bubun segera tidur lagi. Tapi yang ada, Ayah dan Bubun malah terlibat obrolan seru tentang masa kecil kita. Dari satu kisah ke kisah lainnya, Ayah dan Bubun ketawa-ketiwi heboh. Bubun cuma bisa berharap, mudah-mudahan nggak ada tetangga yang keganggu waktu itu. Hehe…

Salah satu tema yang paling seru adalah tentang jenis-jenis permainan tradisional yang dulu Ayah dan Bubun mainkan bersama teman-teman masa kecil. Meskipun Ayah lahir dan besar di Sulawesi Barat dan Selatan. Sedang Bubun di Sulawesi Tenggara.. tapi banyak kesamaan jenis permainan dan juga mainan yang mengisi masa kecil kami yang indah.

Di akhir nostalgia itu, Bubun curhat ke Ayah tentang betapa kurang beruntungnya anak-anak di jaman sekarang ini karena hanya terpaku pada gadget sebagai hiburan dan nggak merasakan nikmatnya terlibat secara sosial dan bergaul secara sehat melalui permainan tradisional yang melatih kerjasama, kecerdasan intelektual dan emosional serta menyehatkan fisik. Ada Benteng, Galasin, Kasti/Boy, Ular Naga, Engklek, Kelereng, Lompat tali, Petak Umpet, Bola Bekel, Egrang, Gasing, Congklak, Batok kelapa, Layang-layang dan masih banyak lagi permainan di tahun 80 – 90’an yang Ayah dan Bubun lupa namanya apa.

Bubun bilang ke Ayah kalau Bubun berharap Ade nggak perlu nonton TV sampai berusia 3 tahun. Bubun juga ingin di usia dini, Ade tidak mengenal gadget atau smartphone dengan digital games yang adiktif tapi berisiko kurang sehat. Mungkin terdengar terlalu idealis dan mustahil, tapi Bubun pengen mengenalkan kepada Ade, jenis permainan dan mainan tradisional di usia kanak-kanak. Kalau memungkinkan, Bubun juga pengen Ade bisa ngajakin teman-teman di lingkungan rumah atau sekolah nanti, untuk bermain bersama. Tapi kalau itu muluk-muluk, paling nggak Ade bisa bermain bersama Ayah dan Bubun di rumah. Semoga bisa terwujud ya De…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s