Bumi grows so fast!

and so does Langit…

Awalnya…

16 Januari 2012

Sepulang dari kantor, Bubun merasa sangat letih. Entah kenapa. Padahal hari itu, nggak ada event atau suasana hectic sepanjang jam kerja. Tapi begitu sampai ke rumah, Bubun hanya ingin tiduran. Sempat beberes sedikit, tapi akhirnya sekitar pukul 19.30, Bubun tertidur juga. Bubun terbangun ketika Ayah pulang. Tapi kemudian, lanjut tidur lagi.

17 Januari 2012

Letih yang kemarin belum hilang juga. Tiba-tiba Bubun teringat kalau bulan ini bukan yang pertama kalinya bubun ngerasa sedemikian capeknya. Ah, mungkin gejala Pre-Menstruasi Syndrom (PMS). Tapi… agak takut juga kalau misalkan keletihan ini gara-gara sakit typus yang sudah 3 kali Bubun alami, terulang kembali.

18 Januari 2012

Ngomong-ngomong soal PMS, kayaknya Bubun udah telat 3 – 4 hari deh. Aduh, jangan sampe kejadian kacaunya siklus menstruasi Bubun seperti akhir tahun lalu, kejadian lagi. Kalau sampe gitu, terpaksa harus ke dokter lagi, terus minum obat rutin lagi. Bubun nggak suka minum obat. Gara-gara sejak kecil rentan sakit, Bubun suka stress duluan kalau liat obat. Apalagi pengalaman minum obat 9 bulan teratur tanpa henti tanpa boleh ada sehari pun yang terlewat karena sakit TBC kelenjar beberapa tahun lalu.

19 Januari 2012

Mungkin firasat. Mungkin juga cuma sekedar iseng. Pulang kantor, Bubun kepengen banget mampir di Alfamart sebelah rumah. Hmmm.. pengen beli test pack. Iya.. iya sih, terlalu dini kan? Nanti bakal kecewa juga, lagi dan lagi, kalau misalnya hasil test-nya cuma segaris. Eh tapiiii… selama ini, Bubun nggak pernah inisiatif beli test pack. Selalu Ayah. Bubun lebih banyak takut kecewanya.

Nyampe rumah, Bubun langsung ngetest. Sembari nunggu, Bubun sekalian mandi. Beberapa menit kemudian, Bubun sempet ngelirik si test pack. Eng.. Ing.. Eng..

TUH KAN?? Cuma segaris.

Bubun pun lanjut mandi. Pengen buru-buru selese, soalnya ngantuk banget.

Handukan, Bubun ngambil test pack tadi untuk dibuang. Tapi…….

Apaa itu??

“Ih percuma mahal, test pack-nya kok rusak!” Keluh Bubun dalam hati karena ngeliat si test pack yang penampakannya ‘aneh’.

Jadi, di deket segaris merah itu, ada semacam tetesan/rembesan air kecil. Atau garis berwarna abu. Atau apalah.

20 Januari 2012

Karena kejadian test pack ‘rusak’ kemaren, Bubun jadi penasaran. Rasa-rasanya harus diulang nih test-nya. Ya sudah, pulang kantor nanti beli test pack lagi ah. Yang beda merk aja.

Syukurlah, ada merk lain yang juga dijual di Alfamart. Jujur aja, seumur-umur, Bubun cuma hapal satu merk test pack. Eh, ternyata merk yang lain itu lebih murah. Tapi setelah dilihat bagian belakangnya, eh.. pabrikannya sama bok dengan yang kemarin.

Setelah melakukan ritual yang diperlukan untuk test, Bubun pun mandi. Tapi, sekarang kok deg-degan yah…

dua detik, tiga detik… Bubun ngelirik si test pack yang udah nunjukin satu garis merah tebel.

nggak sampe semenit, lho KOK… APA ITUH?

ih, ada garis lain warna pink muda sebelah garis pertama.

Tapi.. tapi…??? Bukannya garisnya itu deketan ya? yang kayak di film-film itu lho….?

Kok ini rada jauh yaa..??

To be continued


2 Comments on “Awalnya…”

  1. […] rasanya udah puluhan tahun berlalu sejak pertama kali menuliskan ‘surat untuk Bumi’ di sini. Berasa banget, Haha! Eh tapi bukan berarti Bubun nggak bahagia ya. Bahagia kok (apalagi kalau […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s